Mesin Gol Maroko Tiba di Kemayoran, Persija Siapkan Taring Baru untuk Kejar Gelar

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:30 WIB
Mesin Gol Maroko Tiba di Kemayoran, Persija Siapkan Taring Baru untuk Kejar Gelar

Persija Jakarta terlihat makin siap. Menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Macan Kemayoran sepertinya tak mau main-main. Mereka baru saja mendatangkan amunisi baru: striker asal Maroko, Alaeddine Ajaraie. Namanya mungkin belum terlalu familiar di sini, tapi di India, dia dikenal sebagai mesin gol yang nyaris tak pernah berhenti mencetak angka.

Ini jelas bukan langkah sembarangan. Menghadapi lawan-lawan berat seperti Persib Bandung di babak kedua, Persija butuh senjata tajam. Dan Ajaraie, yang resmi diperkenalkan Jumat lalu (16/1/2026), diharapkan bisa menjadi jawabannya. Di usianya yang ke-33, penyerang ini membawa rekam jejak yang cukup menggetarkan. Kehadirannya bisa dibilang adalah sinyal bahaya bagi para rival.

Soalnya, lini depan Persija di paruh pertama musim ini kerap dinilai kurang klinis. Banyak peluang tercipta, tapi sering gagal berbuah gol. Nah, Ajaraie diproyeksikan untuk mengubah semua itu. Dia diharap bisa memberi sentuhan akhir yang lebih dingin dan efektif.

Catatan Mengerikan Sang Striker di Liga India

Kenapa optimisme itu muncul? Lihat saja statistiknya. Alaeddine Ajaraie bukan pemain biasa. Di Indian Super League musim 2024/2025, ia benar-benar bersinar bersama NorthEast United. Bayangkan, 23 gol dan 7 assist ia catatkan. Performa gemilang itu bahkan mengantarnya meraih gelar Pemain Terbaik Musim, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling produktif di sana.

Dan dia tak berhenti di situ. Memasuki awal musim 2025/2026, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Persija, Ajaraie masih menunjukkan keganasannya. Dalam sembilan laga di Durand Cup dan Super Cup, ia sudah mengoleksi 10 gol dan 5 assist. Angka-angka itu berbicara sendiri: dia adalah mesin gol yang masih panas dan siap pakai.

Perjalanan Karier Alaeddine Ajaraie

Sebelum merajai India, perjalanan kariernya dimulai di tanah kelahirannya, Maroko. Dia pernah membela klub-klub seperti RS Berkane dan AS FAR Rabat. Kemudian, ia mencoba peruntungan di Timur Tengah dengan bergabung ke Muaither SC. Namun, puncak performanya benar-benar ia raih justru saat membela NorthEast United. Di sanalah namanya melambung sebagai striker yang ditakuti.

Ambisi Juara dari Manajemen


Halaman:

Komentar