Persija Jakarta terlihat makin siap. Menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Macan Kemayoran sepertinya tak mau main-main. Mereka baru saja mendatangkan amunisi baru: striker asal Maroko, Alaeddine Ajaraie. Namanya mungkin belum terlalu familiar di sini, tapi di India, dia dikenal sebagai mesin gol yang nyaris tak pernah berhenti mencetak angka.
Ini jelas bukan langkah sembarangan. Menghadapi lawan-lawan berat seperti Persib Bandung di babak kedua, Persija butuh senjata tajam. Dan Ajaraie, yang resmi diperkenalkan Jumat lalu (16/1/2026), diharapkan bisa menjadi jawabannya. Di usianya yang ke-33, penyerang ini membawa rekam jejak yang cukup menggetarkan. Kehadirannya bisa dibilang adalah sinyal bahaya bagi para rival.
Soalnya, lini depan Persija di paruh pertama musim ini kerap dinilai kurang klinis. Banyak peluang tercipta, tapi sering gagal berbuah gol. Nah, Ajaraie diproyeksikan untuk mengubah semua itu. Dia diharap bisa memberi sentuhan akhir yang lebih dingin dan efektif.
Catatan Mengerikan Sang Striker di Liga India
Kenapa optimisme itu muncul? Lihat saja statistiknya. Alaeddine Ajaraie bukan pemain biasa. Di Indian Super League musim 2024/2025, ia benar-benar bersinar bersama NorthEast United. Bayangkan, 23 gol dan 7 assist ia catatkan. Performa gemilang itu bahkan mengantarnya meraih gelar Pemain Terbaik Musim, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling produktif di sana.
Dan dia tak berhenti di situ. Memasuki awal musim 2025/2026, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Persija, Ajaraie masih menunjukkan keganasannya. Dalam sembilan laga di Durand Cup dan Super Cup, ia sudah mengoleksi 10 gol dan 5 assist. Angka-angka itu berbicara sendiri: dia adalah mesin gol yang masih panas dan siap pakai.
Perjalanan Karier Alaeddine Ajaraie
Sebelum merajai India, perjalanan kariernya dimulai di tanah kelahirannya, Maroko. Dia pernah membela klub-klub seperti RS Berkane dan AS FAR Rabat. Kemudian, ia mencoba peruntungan di Timur Tengah dengan bergabung ke Muaither SC. Namun, puncak performanya benar-benar ia raih justru saat membela NorthEast United. Di sanalah namanya melambung sebagai striker yang ditakuti.
Ambisi Juara dari Manajemen
Lalu, apa kata pihak klub soal perekrutan ini? Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa kedatangan Ajaraie adalah hasil evaluasi mendalam setelah putaran pertama. Intinya, mereka butuh sosok dengan naluri gol tinggi untuk memaksimalkan peluang di laga-laga krusial.
“Kami mendatangkan Alaeddine untuk membuat tim lebih kuat. Ini adalah bukti keseriusan kami mengejar gelar juara, bukan sekadar narasi, tetapi langkah nyata melalui evaluasi komposisi pemain,”
begitu penjelasan Prapanca dalam rilis resminya. Pesannya jelas: manajemen ingin memastikan Macan Kemayoran punya "taring" yang benar-benar tajam untuk mengunci gelar di akhir musim nanti.
Janji Sang Striker untuk Persija
Bagaimana dengan sang pemain sendiri? Alaeddine Ajaraie terlihat antusias. Bergabung dengan klub sebesar Persija tentu menjadi tantangan baru baginya. Ia menyadari betul besarnya ekspektasi dari jutaan Jakmania.
Tapi, penyerang berusia 33 tahun itu tak gentar. Ia justru menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dan memberikan yang terbaik.
“Sekarang Persija adalah rumah saya. Saya siap berjuang sepenuh hati dan bekerja keras demi memberikan kontribusi nyata. Insyaallah, kami akan melangkah bersama untuk menutup musim ini dengan mengangkat trofi juara,”
janji Ajaraie penuh keyakinan.
Dengan kedatangannya, komposisi lini depan Persija kini punya variasi baru. Kecepatan, pengalaman, dan insting golnya diharapkan bisa menjadi pembeda di tengah persaingan ketat putaran kedua nanti. Tinggal menunggu aksinya di lapangan hijau. Kita lihat saja apakah mesin gol dari Maroko ini bisa langsung beradaptasi dan menghadirkan keajaiban bagi Macan Kemayoran.
Artikel Terkait
Camavinga Tegaskan Komitmen Bertahan di Real Madrid
Persijap Jepara Kalahkan Semen Padang, Papan Bawah BRI Liga 1 Makin Sengit
Moh Zaki Ubaidillah Siap Sambut Debut Tak Terduga di Piala Thomas 2026
Arsenal Dikabarkan Incar Lucas Bergvall, Bintang Muda Tottenham di Tengah Ancaman Degradasi