Kawanan Gajah Sumatera Mengamuk di Perumahan Karyawan Siak, Satu Anak Gajah Terperosok Septic Tank

- Selasa, 24 Februari 2026 | 07:15 WIB
Kawanan Gajah Sumatera Mengamuk di Perumahan Karyawan Siak, Satu Anak Gajah Terperosok Septic Tank

Suasana pagi di mess karyawan PT Arara Abadi di Siak, Riau, mendadak berubah kacau. Sekawanan gajah liar tiba-tiba muncul dan mengamuk. Penyebabnya? Seekor anak gajah terperosok ke dalam septic tank. Peristiwa yang memicu kepanikan ini terjadi pada Minggu (22/2) lalu. Kabar baiknya, si anak gajah akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengonfirmasi kejadian itu. Menurutnya, polisi langsung turun tangan untuk memantau dan berkoordinasi dengan perusahaan. Tujuannya jelas: menjaga situasi agar tetap aman.

"Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi,"

Ujar AKBP Sepuh kepada wartawan, Minggu itu. Kerusakan pun tak terhindarkan.

Rupanya, ini bukan kali pertama gajah-gajah itu datang. Sepuh menjelaskan, awal mula keributan ini sudah terendus sejak Sabtu (21/2) dini hari, tepatnya sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, kawanan gajah terpantau berkeliaran di sekitar area konsesi perusahaan.

"Awalnya pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 22.00 WIB, dari arah anak Sungai Perapakan yang berada di belakang Mess PT Arara Abadi telah terdengar suara dan terlihat sebanyak 11 ekor kawanan gajah Sumatera liar masuk dan melintas ke pekarangan belakang mess, namun berhasil dihalau ke dalam hutan konservasi oleh sekuriti PT Arara Abadi,"

Jelasnya lebih lanjut pada Senin (23/2).

Namun begitu, usaha mengusir mereka ternyata tidak bertahan lama. Kawanan itu kembali lagi pada Minggu pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Mereka masuk lagi ke pekarangan belakang mess karyawan. Kekacauan pun terjadi untuk kedua kalinya.

Untungnya, situasi akhirnya berangsur reda. Sekitar pukul 09.30 WIB, kawanan gajah itu memutuskan untuk meninggalkan permukiman dan kembali masuk ke dalam hutan. Meski bangunan mess dan beberapa motor rusak, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang cukup mencekam ini. Sebuah kelegaan di tengah kerusakan yang ditinggalkan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar