Musim lalu, finis di posisi sepuluh Serie A bukanlah prestasi buruk untuk Como 1907. Tapi Cesc Fabregas, pelatihnya, jelas tak ingin berpuas diri. Kini, dengan timnya bertengger di urutan keenam, semangatnya justru makin membara. Ia merasa punya misi yang lebih dari sekadar meraih poin.
Bagi Fabregas, Como bukan cuma tempat kerja. Ia bahkan menyebut dirinya "jatuh cinta" pada klub ini. Semuanya terasa berbeda, katanya. Suasana yang dibangun bersama-sama, kerja tim yang dilakukan dengan tenang namun penuh perhatian pada detail, membuatnya betah.
"Saya tidak akan pernah minta kontrak lain pada Suwarso," ujarnya tegas, merujuk pada Presiden klub, Mirwan Suwarso.
Komitmennya terasa sangat personal. "Ini adalah sesuatu yang saya lakukan dengan sepenuh hati. Bukan hanya karyawan yang datang untuk bekerja di Como, ada orang-orang yang meninggalkan keluarga mereka untuk datang ke sini," tambah mantan gelandang Spanyol itu.
Artikel Terkait
Undian AFF 2026: Indonesia di Ambang Grup Neraka di Era Herdman
Tiga Pembalap MotoGP Dipaksa Ganti Nomor, Salah Satunya Akibat Marquez Rebut Gelar
Fabregas Siap Hadang Milan: Kami Tak Akan Kasih Ruang Sedikitpun!
Grup Neraka Mengintai, Herdman Hadapi Ujian Berat di Drawing Piala AFF