Babak kedua tak mengubah arah angin. City langsung menambah gol kelima di menit ke-49. Semenyo memberikan umpan silang datar yang sempurna untuk disambar Rico Lewis. 5-0.
Lima menit berselang, giliran sang debutan yang mencetak gol. Rayan Cherki memberi umpan, Semenyo lalu mendribel masuk area dan melepaskan tembakan rendah yang tak terbendung. 6-0.
Exeter tampak benar-benar limbung. Di menit ke-72, Tijjani Reijnders menambah penderitaan mereka dengan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang mendarat di pojok kiri gawang. 7-0.
Gol-gol berikutnya datang silih berganti. Nico O'Reilly, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyundul bola masuk usai umpan dari Lewis di menit 79. 8-0. Ryan McAidoo lalu mencetak gol ke-9 dengan tembakan datar akuratnya di menit 86.
Di tengah hiruk-pikuk kekalahan, Exeter setidaknya berhasil mencetak satu gol hiburan. Di menit ke-90, George Birch, juga seorang substitusi, melepaskan tendangan jarak jauh yang melayang sempurna ke pojok kanan atas gawang City. 9-1.
Tapi pesta belum benar-benar usai. Hanya berselang satu menit, Rico Lewis kembali menggetarkan jala Exeter dengan sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti. 10-1. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Malam yang panjang bagi Exeter City, dan sebuah pernyataan kekuatan dari Manchester City. Ronde Piala FA ini dibuka dengan drama dan gol yang berlimpah.
Artikel Terkait
Atalanta, PSG, Real Madrid, dan Galatasaray Lengkapi Daftar 16 Besar Liga Champions
Undian Liga Champions 2026: PSG Pasti Jumpa Barcelona atau Chelsea
Drawing Liga Champions 2025-2026 di Nyon Tentukan Jalan Menuju Final Budapest
Juventus Tersingkir dari Liga Champions Usai Dikalahkan Galatasaray 7-5 Secara Agregat