Etihad Stadium malam itu menyajikan drama yang seru. Duel sengit antara Manchester City dan Chelsea pada laga lanjutan Liga Inggris berakhir dengan skor 1-1, Senin dini hari WIB. Hasil ini tentu saja mengecewakan bagi City yang bermain di kandang sendiri.
Di lapangan, Pep Guardiola menurunkan skuad terbaiknya. Gianluigi Donnarumma menjaga gawang, dengan lini pertahanan diisi RĂºben Dias dan Josko Gvardiol. Di lini tengah, sosok seperti Rodri dan Bernardo Silva mengatur permainan, sementara ancaman utama tetap datang dari Erling Haaland dan Phil Foden.
Sebaliknya, Chelsea datang dengan strategi yang solid. Filip Jorgensen berdiri di bawah mistar, dilindungi oleh duo tengah Badiashile dan Chalobah. Mereka mengandalkan kreativitas Cole Palmer dan Enzo Fernandez, serta kecepatan sayap dari Pedro Neto dan pemain muda berbakat, Estevao.
Sejak wasit meniup peluit awal, tensi langsung terasa tinggi. City, seperti biasa, mendominasi penguasaan bola dan terus menekan. Tapi Chelsea tak mau hanya bertahan. Mereka beberapa kali membahayakan lewat serangan balik yang tajam, membuat pertahanan tuan rumah tak bisa tenang.
Dominasi itu akhirnya terbayar jelang turun minum. Di menit ke-42, Tijjani Reijnders berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti Chelsea. Dengan tenang, gelandang asal Belanda itu melepaskan tembakan jarak dekat yang tak bisa dihalangi Jorgensen. Sorak-sorai pun pecah di tribun pendukung City.
Namun begitu, Chelsea tidak ambruk. Mereka bangkit di babak kedua dengan intensitas menyerang yang lebih besar. Statistik mencatat tujuh percobaan tembakan dari The Blues, dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Tekanan itu terus berlanjut hingga detik-detik akhir.
Dan di saat banyak yang mengira City akan meraih tiga poin, kejutan datang.
Pada injury time, tepatnya menit 90 4, serangan cepat dari sisi kanan Chelsea sukses membongkar pertahanan City. Umpan silang ke depan gawang menciptakan kekacauan. Dalam kerumunan pemain, Enzo Fernandez paling cekatan. Sentuhan akhirnya membobol gawang Donnarumma, menyamakan kedudukan.
Gol itu sekaligus menjadi penutup laga. Skor 1-1 pun tak bisa diubah lagi. Hasil seri ini, meski adil bagi kedua tim, terasa seperti dua poin yang terlepas bagi City di kandang sendiri.
Artikel Terkait
Real Madrid Tegaskan Mourinho Bukan Opsi, Fokus ke Klopp dan Proyek Jangka Panjang
Janice Tjen Tembus Peringkat 36 Dunia, Rekor Tertinggi Kariernya
Mantan Manajer Persija Harianto Badjoeri Meninggal Dunia
Flick Anggap Wajar Reaksi Kesal Yamal Usai Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen