Conte Anggap Napoli Belum Sejajar Milan dan Inter Meski Raih Supercoppa

- Selasa, 30 Desember 2025 | 21:45 WIB
Conte Anggap Napoli Belum Sejajar Milan dan Inter Meski Raih Supercoppa

NAPOLI – Trofi Piala Super Italia sudah di tangan. Tapi, di tengah sorak-sorai kemenangan, Antonio Conte justru mengeluarkan pernyataan yang bikin banyak orang mengernyit. Pelatih Napoli itu dengan jujur mengakui, timnya masih belum selevel dengan dua raksasa Serie A: AC Milan dan Inter Milan.

Padahal, musim lalu mereka menggondol Scudetto. Dan sekarang, trofi Supercoppa menyusul. Prestasi beruntun ini tentu saja menempatkan Napoli sebagai kekuatan baru yang disegani. Namun, Conte tampaknya punya cara pandang lain. Dia memilih untuk tidak larut dalam euforia.

“Kami merayakan satu tahun yang luar biasa,” ujar Conte saat berbincang dengan DAZN usai laga final.

“Menurut saya, kami melakukan sesuatu yang benar-benar tidak terduga. Scudetto, lalu ditutup dengan Supercoppa. Mengalahkan tim sekaliber Milan, Inter, dan Bologna di turnamen ini… rasanya spesial banget,” sambungnya.

Namun begitu, Conte punya penilaian yang lebih dalam. Bagi dia, kemenangan Napoli punya makna yang berbeda dibanding dominasi klub-klub besar yang sudah mapan. Menang di luar lingkaran elite tradisional itu selalu sesuatu yang istimewa.

“Setiap kali ada tim di luar kelompok itu yang bisa bawa pulang trofi, artinya terjadi keajaiban. Kita nggak boleh nutup mata dan pura-pura selevel dengan klub-klub tersebut,” tegasnya.

Pernyataan itu langsung memantik perdebatan. Banyak pengamat justru menilai Napoli sudah pantas disejajarkan. Apalagi, Conte sendiri sudah lebih lama menangani klub ini dibanding pelatih rival. Itu faktor penting untuk stabilitas.

Tapi Conte bersikukuh. Dia mengakui timnya terus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Hanya saja, dia juga realistis. Sejarah panjang dan struktur klub yang sudah dibangun puluhan tahun bukanlah hal yang bisa disamakan dalam semalam.

“Kami berusaha menjembatani jarak itu sekuat tenaga. Lewat kerja keras, dedikasi. Tapi ya, kita nggak bisa mengabaikan kenyataan bahwa jarak itu tetap ada,” ucap Conte.

Sikapnya ini konsisten. Sepanjang musim, meski di puncak klasemen, narasi underdog selalu dia usung. Bahkan setelah menumbangkan Milan dan Inter di turnamen ini pun, dia tetap pada pendiriannya.

Ini menunjukkan karakter kepemimpinan Conte yang selalu berhitung dan enggan terlena. Trofi di tangan diakui sebagai prestasi besar. Tapi bagi dia, jalan Napoli untuk benar-benar menyamai fondasi sejarah Inter dan Milan masih panjang. Bukan pesimis, tapi lebih ke kesadaran untuk tetap rendah hati dan terus membangun.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar