Di sisi lain, timeline itu justru mungkin cocok dengan rencana Barcelona. Lewandowski sendiri kontraknya habis pada Juni 2026. Artinya, ada masa transisi yang bisa diatur. Barcelona sepertinya tak mau gegabah; mereka ingin punya pengganti yang sudah siap, meski harus menunggu.
Langkah ini bukan cuma sekadar cari pengganti. Ini soal ambisi. Barcelona, dengan segala keterbatasan finansialnya, tetap berusaha menjaga daya saing di La Liga dan Eropa. Mendatangkan nama besar seperti Vlahovic meski dengan risiko cedera adalah pernyataan. Mereka ingin punya ikon baru di lini depan, wajah masa depan yang bisa diandalkan.
Jadi, meski masih sebatas rumor, gaungnya cukup kuat. Barcelona memang sedang merancang sesuatu. Dan nama Dusan Vlahovic, meski masih terbaring di ruang pemulihan, ternyata masih menggoda.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF 2026 dengan Skuad Baru dan Target Realistis
Pengamat Soroti Pendekatan Herdman sebagai Pembeda di Timnas Indonesia
Ducati Krisis Awal Musim: Bagnaia Soroti Masalah Teknis, Marquez Introspeksi Diri
Debut Pahit Cyrus Margono, Persija Tumbang di Lampung