Sepanjang babak pertama, Liverpool jelas lebih dominan. Mereka menguasai bola 62 persen dan melepaskan 5 tembakan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara West Ham, dengan 3 percobaan, gagal membuat satu pun tembakan yang akurat. Kedua tim pun turun ke ruang ganti dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, West Ham mencoba bangkit. Lucas Paqueta mendapat peluang di menit 59 dengan tembakan dari tepi kotak penalti. Sayang, aksinya masih belum tepat sasaran.
Namun begitu, Liverpool akhirnya berhasil membongkar pertahanan tuan rumah. Hanya berselang satu menit kemudian, tepatnya menit 60, Cody Gakpo mengirim umpan tarik yang datar. Alexander Isak, yang berada di posisi tepat, tak menyia-nyiakan peluang. Tendangannya merobek jala gawang West Ham. 1-0 untuk tim tamu.
Mereka tak berpuas diri. Di menit 75, pemain pengganti Hugo Ekitike melepas sepakan dari luar kotak penalti. Masih melebar, tapi itu menunjukkan intensitas serangan Liverpool yang tak kendur.
Gelombang masalah bagi West Ham datang di menit 84. Awalnya, Lucas Paqueta mendapat kartu kuning karena dinilai mengucapkan kata-kata tak pantas. Alih-alih tenang, ia malah terus membantah dan terlibat keributan di lapangan. Wasit tak punya pilihan lain. Kartu kuning kedua diacungkan, berubah menjadi kartu merah. Paqueta harus meninggalkan lapangan lebih awal.
Bermain dengan sepuluh pemain, West Ham sempat beberapa kali memberi tekanan. Tapi Liverpool punya kata akhir. Di masa injury time, menit 90 2, Cody Gakpo menerima bola di kotak penalti. Dengan kontrol dada yang apik, ia melepaskan tendangan yang tak bisa lagi dihalau kiper. Gol! Skor 0-2 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Artikel Terkait
Krisis Liverpool: Ultimatum Manajemen untuk Arne Slot Usai 12 Laga Cuma Tiga Menang
Juventus Terkapar: Vlahovic Absen Lama Akibat Cedera Tendon
United Hancurkan Rekor Apik Palace, Curi Kemenangan Dramatis di Markas Lawan
Persib Hancurkan Madura United 4-1 dalam Drama Gol Beruntun