Simulasi SISPAM Mako & Unras Polres Inhu Dipimpin Langsung Wakapolda Riau

- Selasa, 04 November 2025 | 15:50 WIB
Simulasi SISPAM Mako & Unras Polres Inhu Dipimpin Langsung Wakapolda Riau
Simulasi Pengamanan SISPAM Mako dan Unras di Polres Inhu Dipimpin Wakapolda Riau

Wakapolda Riau Pimpin Simulasi Pengamanan SISPAM Mako dan Unras di Polres Inhu

Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, secara langsung memimpin simulasi sistem pengamanan markas komando (SISPAM Mako) dan sistem pengamanan unjuk rasa (SISPAM Unras) di Polres Indragiri Hulu (Inhu). Dalam arahannya, Brigjen Jossy menekankan bahwa kesiapan personel merupakan kunci utama untuk menjaga stabilitas keamanan dan mengantisipasi tindakan anarkisme.

"Kesiapan personel adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah. Lakukan setiap langkah dengan perhitungan yang matang dan tetap humanis," tegas Brigjen Jossy di Polres Inhu, Selasa (4/11/2025).

Poin-Poin Arahan Strategis dari Wakapolda

Wakapolda Riau memberikan sejumlah arahan penting kepada jajaran Polres Inhu. Arahan tersebut meliputi perlunya pemetaan potensi kerawanan secara berkala, penyusunan strategi yang matang, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta menghindari segala bentuk konflik yang bernuansa SARA. Brigjen Jossy juga menyampaikan kebanggaannya atas kinerja Polres Inhu dan mendorong setiap personel untuk serius dalam menjalankan tugas pokoknya.

Kapolres Inhu Jelaskan Tujuan Simulasi Pengamanan

Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan bentuk nyata dari kesiapsiagaan Polres Inhu dalam menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, khususnya yang melibatkan unjuk rasa atau ancaman terhadap markas komando.

"Simulasi ini menjadi wadah bagi seluruh personel untuk memahami langkah-langkah strategis dan taktis dalam menangani situasi darurat, agar setiap anggota mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional di lapangan," jelas AKBP Fahrian.

Detil Skenario dan Tahapan Simulasi Pengamanan Unras

Rangkaian kegiatan diawali dengan Tactical Wall Game (TWG), kemudian dilanjutkan dengan simulasi SISPAM Mako dan Unras di depan Mapolres Inhu. Skenario yang diangkat menggambarkan aksi massa sekitar seribu orang yang bergerak menuju Mapolres Inhu akibat dugaan penganiayaan oleh oknum aparat.

Simulasi berjalan melalui beberapa tahap kritis:

  • Situasi Hijau: Personel melakukan deteksi dini dan pengumpulan data intelijen.
  • Alarm of Stelling: Pengumpulan personel gabungan dari Polres Inhu, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, dan Damkar.
  • Upaya Negosiasi: Tim negosiator yang dipimpin Kanit Binmas melakukan dialog, namun tidak dihiraukan massa sehingga situasi meningkat menjadi merah.
  • Eskalasi dan Pengendalian: Setelah koordinasi dengan Polda Riau, pasukan Brimob diterjunkan. Formasi tameng sekat dan penyemprotan water cannon dilakukan setelah upaya persuasif gagal.
  • Pemulihan Kondisi: Provokator berhasil diamankan dan situasi akhirnya dapat dikendalikan hingga kembali kondusif.

Evaluasi dan Apresiasi dari Polda Riau

Usai simulasi, Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol. Ino Harianto, memberikan evaluasi mendalam. Poin evaluasi menekankan pada peningkatan koordinasi dan peran aktif komandan lapangan. Kombes Pol. Ino juga menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari TNI dan Pemerintah Kabupaten Inhu yang turut mensukseskan kegiatan simulasi ini.

Komentar