1. Penguatan Kewirausahaan dan SDM
Santri perlu dipersiapkan sebagai penggerak ekonomi berbasis etika melalui pelatihan kewirausahaan, digitalisasi, dan kolaborasi dengan dunia usaha.
2. Akses Permodalan dan Literasi Keuangan
Pemerintah dan lembaga keuangan syariah perlu mengembangkan skema seperti Pesantren Fund atau Waqf-Based Microfinance untuk memudahkan akses pembiayaan.
3. Pemasaran Digital dan E-commerce Halal
Pembuatan platform e-commerce halal pesantren dapat menghubungkan produk lokal dengan pasar nasional dan global.
Pesantren Sebagai Pilar Ekonomi Berkeadilan
Dengan nilai-nilai gotong royong, amanah, dan keadilan sosial, pesantren memiliki fondasi kuat untuk membangun ekonomi berkelanjutan. Sudah saatnya pesantren diberi kepercayaan sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi nasional.
Dengan mengoptimalkan potensi ekonomi pesantren, Indonesia tidak hanya memiliki generasi santri yang berilmu, tetapi juga penggerak ekonomi yang membawa keberkahan dan pemerataan bagi seluruh rakyat.
Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI
Artikel Terkait
Biro Travel Bungkam, Aliran Uang ke Oknum Kemenag Masih Disembunyikan
Megawati dan Ramos Horta Duduk Berdampingan di Forum Persaudaraan Abu Dhabi
Pemerintah Targetkan 33 Lapas Baru, Tapi Dana Rp 2,3 Triliun Masih Mengambang
Gebrakan ETLE Mobile di Sumsel: 173 Pelanggaran Tertangkap di Hari Pertama Operasi