1. Penguatan Kewirausahaan dan SDM
Santri perlu dipersiapkan sebagai penggerak ekonomi berbasis etika melalui pelatihan kewirausahaan, digitalisasi, dan kolaborasi dengan dunia usaha.
2. Akses Permodalan dan Literasi Keuangan
Pemerintah dan lembaga keuangan syariah perlu mengembangkan skema seperti Pesantren Fund atau Waqf-Based Microfinance untuk memudahkan akses pembiayaan.
3. Pemasaran Digital dan E-commerce Halal
Pembuatan platform e-commerce halal pesantren dapat menghubungkan produk lokal dengan pasar nasional dan global.
Pesantren Sebagai Pilar Ekonomi Berkeadilan
Dengan nilai-nilai gotong royong, amanah, dan keadilan sosial, pesantren memiliki fondasi kuat untuk membangun ekonomi berkelanjutan. Sudah saatnya pesantren diberi kepercayaan sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi nasional.
Dengan mengoptimalkan potensi ekonomi pesantren, Indonesia tidak hanya memiliki generasi santri yang berilmu, tetapi juga penggerak ekonomi yang membawa keberkahan dan pemerataan bagi seluruh rakyat.
Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI
Artikel Terkait
Dua Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Damkar di Bandara LaGuardia
Gubernur DKI Tegaskan Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang Usai Lebaran
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Halmahera Selatan, Belum Ada Laporan Kerusakan
Kim Jong Un Tegaskan Dukungan Tak Tergoyahkan untuk Rusia