Dukungan Teknologi dan Pengembangan SDM Pertanian
Kerja sama ini tidak hanya mencakup penyediaan lahan, tetapi juga pertukaran teknologi pertanian berkelanjutan. Fokusnya meliputi sistem irigasi hemat air, pertanian gurun, pengembangan benih tahan iklim, serta pertanian modern berbasis digital dan hidroponik. Di bidang SDM, Indonesia akan memperluas kuota pelatihan dan magang bagi petani muda serta pejabat pertanian Palestina di lahan pertanian terintegrasi di Kalimantan dan Sulawesi.
Pembentukan Komite Kerja dan Kerangka SSTC
Sebagai tindak lanjut, kedua negara berencana membentuk Komite Kerja Bersama (Joint Working Committee) pada awal 2026. Kerja sama strategis ini juga menjadi bagian dari kerangka South-South and Triangular Cooperation (SSTC), dengan Palestina sebagai negara prioritas penerima manfaat. Program ini akan difasilitasi oleh Kementan, Kemenlu, Islamic Development Bank (IsDB), dan FAO.
Mentan Amran menegaskan bahwa kerja sama Indonesia-Palestina ini adalah simbol keteguhan dua bangsa yang percaya bahwa kemerdekaan sejati dimulai dari kemandirian pangan.
Artikel Terkait
LC di Sidang Kemnaker: Dari Land Cruiser hingga Ladies Companion
Angka Pekerja Anak Melonjak, Lestari Moerdijat Desak Aksi Nyata
Puan Pimpin Rapat Diplomasi Parlemen, Sari Yuliati Hadir dalam Peran Baru
Prabowo dan Bos Garuda Bahas Strategi Teknologi Penerbangan