Penanganan Banjir Semarang-Demak: Sodetan dan 38 Pompa Air Dioptimalkan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggenjot upaya penanganan banjir di wilayah Semarang dan Demak dengan fokus pada dua titik rawan, yaitu Kaligawe Semarang dan Sayung Demak. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan langkah terpadu ini melibatkan pembangunan sodetan dan pengoperasian puluhan unit pompa air.
Strategi Penanganan Banjir di Sayung Demak dan Kaligawe Semarang
Penanganan banjir di wilayah Sayung Demak dilakukan dengan membangun sodetan dari Sungai Dompo menuju Kedompo, yang dimulai dari kawasan pabrik Polytron. Sementara untuk mengatasi genangan di Kaligawe Semarang, jumlah pompa ditingkatkan menjadi 38 unit untuk mempercepat proses pemompaan air dari Kaligawe menuju Kolam Retensi Terboyo.
Peran Vital Kolam Retensi Terboyo dalam Pengendalian Banjir
Kolam Retensi Terboyo menjadi komponen krusial dalam sistem penanganan banjir Semarang dengan kapasitas tampung mencapai 6,7 juta meter kubik. Air yang terkumpul di kolam retensi ini kemudian dialirkan secara bertahap menuju Sungai Dompo, Sungai Babon, dan akhirnya ke laut.
Artikel Terkait
Polisi Intensifkan Patroli di Permukiman Sepi Cengkareng Cegah Pencurian Saat Mudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 285 Ribu Kendaraan Diproyeksi Masuk Jabodetabek
Arus Mudik Lebaran 2026 Melonjak 130% di Gerbang Tol Cikampek Utama
Plt Sekretaris DPRD Blora Akui Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran