Ketua Umum DPP Persatuan Ummat Islam (PUI), Raizal Arifin, memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pemusnahan barang bukti narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Sebanyak 214,84 ton narkoba dengan nilai fantastis Rp 29,37 triliun berhasil dimusnahkan, menandai langkah strategis pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
Raizal menegaskan bahwa pemusnahan narkoba dalam jumlah masif ini bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti nyata komitmen negara memerangi musuh bersama bangsa. "Ini merupakan penyelamatan besar bagi generasi muda Indonesia dari ancaman kecanduan dan kehancuran masa depan," tegas Raizal.
Keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini juga menjadi pukulan finansial telak bagi sindikat narkoba internasional. Dengan dimusnahkannya barang bukti senilai triliunan rupiah, rantai keuntungan haram berhasil diputus secara signifikan.
Namun, Raizal mengingatkan bahwa keberhasilan ini harus menjadi alarm kewaspadaan nasional. Menurutnya, pengungkapan 214 ton narkoba kemungkinan hanya fenomena gunung es dari total peredaran yang berupaya masuk ke Indonesia. "Ancaman narkoba di Indonesia masih sangat masif. Kita masih menjadi pasar yang menggiurkan bagi jaringan internasional," ujarnya.
Artikel Terkait
Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng, Bagikan 32.000 Paket Produk
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri dan Ajak Perkuat Kebersamaan
Kapolri Imbau Pengelola Wisata Air Prioritaskan Keselamatan Jelang Lebaran
Tiga Hafizah Terpilih di Puncak Acara Mencari Hafiz 2026 Metro TV dan Baznas DKI