Dalam acara Pemusnahan Barang Bukti Narkoba 214,84 Ton di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10), Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membersihkan pemerintahan dari praktik mafia. Prabowo menekankan tidak boleh ada "pemerintah dalam pemerintah" atau mafia di lingkungan pemerintahan.
"Tidak boleh ada orang pintar yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali, mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat," tegas Prabowo dalam pernyataannya.
Presiden lebih lanjut mengungkap bahwa terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan sistem untuk merugikan keuangan negara. "Karena saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk mencuri uang rakyat, uang negara," jelasnya.
Prabowo berkomitmen untuk membongkar praktik tersebut hingga ke akar-akarnya, menegaskan bahwa pihak-pihak tersebut harus dimusnahkan dari lingkungan pemerintahan.
Artikel Terkait
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April 2026 Imbas Perang Iran
Arus Balik Lebaran Tembus 106 Ribu Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama