Sebanyak 417 calon jemaah haji gelombang kedua asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Indramayu pada Jumat, 15 Mei 2026. Keberangkatan ini dilepas langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Gedung KH Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, untuk diterbangkan ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Herdiat menegaskan bahwa seluruh dokumen administrasi para jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 31 telah dinyatakan lengkap dan siap. Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap calon haji tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.
“Ini bukan sekadar perjalanan fisik dari Ciamis menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan spiritual, perjalanan penyucian jiwa, dan penghambaan total kepada Allah SWT,” ujar Herdiat dalam keterangannya, Kamis, 14 Mei 2026.
Pemberangkatan gelombang kedua ini merupakan tahap akhir dari proses pemulangan calon haji asal Ciamis pada musim haji tahun ini. Sebelumnya, sebanyak 439 orang telah lebih dulu diberangkatkan pada gelombang pertama. Dengan demikian, total jemaah haji dari daerah tersebut mencapai 856 orang.
Menariknya, tahun ini menjadi kali pertama para jemaah asal Ciamis diberangkatkan melalui Embarkasi Indramayu dan Bandara Kertajati. Herdiat menjelaskan, perubahan rute ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon haji Indonesia.
“Keberangkatan jamaah asal Ciamis yang untuk pertama kalinya melalui Embarkasi Indramayu dan Bandara Kertajati,” ungkapnya.
Ia berharap, seluruh jemaah dapat melaksanakan setiap rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. “Semoga seluruh jemaah diberikan perlindungan, kekuatan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke Kabupaten Ciamis dalam keadaan sehat dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun daerah,” harapnya.
Di sisi lain, Bupati juga mengingatkan para jemaah untuk disiplin mengikuti arahan petugas, saling menjaga, serta selalu bersikap santun dan ramah selama berada di Tanah Suci. Sikap tersebut, menurutnya, menjadi cerminan karakter masyarakat Tatar Galuh yang harus dijaga.
“Jaga nama baik Kabupaten Ciamis, dan bangsa Indonesia, tampilkan sikap yang santun, tertib, sabar, dan saling membantu selama berada di Tanah Suci,” ucapnya.
Seluruh jemaah haji dari Ciamis, baik pada gelombang pertama maupun kedua, mendapat pendampingan dari tim medis dan petugas haji selama menjalani seluruh rangkaian ibadah. Pendampingan ini diharapkan dapat memastikan setiap jemaah menjalani prosesi haji dengan aman dan nyaman.
Artikel Terkait
Kepala DPMPTSP Pandeglang Tersangka Tabrak Kerumunan Siswa SD, Dua Orang Tewas
Efisiensi Energi PGE Melonjak 126 Persen di 2025, Dukung Target Net Zero Emission
Warga Gerbek Pedagang Rujak di Jakbar yang Diduga Lecehkan Siswi SD
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Cairan Kimia oleh Dua Orang Tak Dikenal, Polisi Selidiki Motif