Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui peringatan dini cuaca untuk kawasan Jabodetabek yang berlaku pada 15 hingga 16 Mei 2026, dengan sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Fenomena tersebut, menurut BMKG, dapat menimbulkan genangan, luapan air sungai, hingga tanah longsor yang berpotensi mengganggu aktivitas warga. Peringatan dini yang dirilis pada 15 Mei 2026 menetapkan status waspada untuk sebelas wilayah, meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Pada level waspada, BMKG menjelaskan bahwa dampak yang mungkin terjadi mencakup genangan air, meluapnya sungai, dan longsor yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas harian masyarakat.
Sementara itu, memasuki 16 Mei 2026, status waspada kembali diberlakukan untuk tiga wilayah, yakni Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kota Bogor. Namun, Kabupaten Bogor mendapatkan peningkatan status menjadi siaga karena diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Pada level siaga, potensi dampak yang mengintai lebih serius, meliputi banjir, banjir bandang, dan longsor yang tidak hanya mengancam aktivitas masyarakat, tetapi juga layanan publik dan infrastruktur.
Artikel Terkait
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Jaga Stamina Jelang Puncak Ibadah di Armuzna
Trump dan Xi Sepakat Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka demi Arus Energi Global
Xi Peringatkan AS agar Hati-Hati soal Taiwan, Sebut Isu Itu Paling Fundamental dalam Hubungan Bilateral
Kapolsek di Ambon Raih Tiga Medali di Kejuaraan Binaraga Internasional Malaysia