Tim SAR gabungan akhirnya menemukan pria bernama Iwan (31) yang dilaporkan hilang setelah tenggelam di Situ Cikaret, Cibinong, Kabupaten Bogor. Korban ditemukan oleh tim penyelam dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 4,5 meter.
“Korban berhasil ditemukan pada pukul 13.35 WIB oleh tim penyelam. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fajry, pada Minggu (10/5/2026). Ia menambahkan bahwa korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan radius sekitar dua meter dari lokasi awal kejadian.
Proses pencarian melalui penyelaman sempat mengalami hambatan. Fajry menjelaskan bahwa visibilitas atau jarak pandang di bawah air mencapai nol meter, ditambah kondisi dasar danau yang berlumpur. Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
“Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi beberapa SRU (Search and Rescue Unit), mulai dari penyelaman, pencarian menggunakan perahu motor, hingga penyisiran visual darat,” kata Fajry. “Kondisi di lokasi cukup menyulitkan karena visibility di bawah air nol meter dan dasar danau berlumpur. Namun berkat kerja sama seluruh unsur, korban akhirnya berhasil ditemukan,” tambahnya.
Setelah korban ditemukan, operasi SAR di Situ Cikaret resmi dihentikan. Fajry menyebutkan bahwa jenazah korban telah dievakuasi ke darat, kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini bermula ketika Iwan diduga hilang tenggelam setelah melompat ke Setu Cikaret. Kejadian diketahui oleh warga yang sedang memancing di lokasi sekitar pukul 01.55 WIB. Kapolsek Cibinong Kompol Joni Handoko membenarkan bahwa pencarian saat itu melibatkan gabungan BPBD, Damkar, Polsek, Koramil, dan masyarakat.
“Iya betul, ini sekarang lagi pencarian oleh gabungan BPBD, Damkar, Polsek, Koramil dan Masyarakat,” kata Joni saat dimintai konfirmasi. Sementara itu, Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi mengonfirmasi bahwa korban bernama Iwan, warga Citereup, Kabupaten Bogor, dan peristiwa tersebut dikategorikan sebagai kejadian membahayakan manusia (KMM).
Artikel Terkait
320 WNA Tersangka Judi Online Dititipkan ke Rumah Detensi Imigrasi
Menteri Perdagangan Pastikan Revisi Aturan E-Commerce Tidak Tumpang Tindih dengan Regulasi Kementerian UMKM
Polri Usut Aliran Dana dan Sponsor di Balik Judi Online 320 WNA di Jakarta Barat
Mensos Gus Ipul: Akurasi Data dan Kredibilitas Lembaga Kunci Optimalisasi Panti Sosial