Seorang pejalan kaki tewas setelah melompati pagar pembatas dan tertabrak pesawat yang sedang bersiap lepas landas di Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat. Insiden tragis itu terjadi pada Jumat malam, 8 September 2026, sekitar pukul 23.19 waktu setempat.
Penerbangan Frontier Airlines dengan nomor 4345 terpaksa membatalkan lepas landas sesaat setelah menabrak orang tersebut. Menurut keterangan pengelola bandara, pejalan kaki itu melompati pagar pembatas dan tertabrak hanya dua menit kemudian saat sedang menyeberangi landasan pacu. Korban diyakini bukan karyawan bandara dan identitasnya hingga kini belum diketahui.
“DEN dapat mengonfirmasi bahwa pejalan kaki tersebut melompati pagar pembatas dan tertabrak hanya dua menit kemudian saat menyeberangi landasan pacu,” ujar perwakilan pengelola Bandara Denver dalam pernyataan resmi.
“Pejalan kaki tersebut meninggal dunia, dan diyakini bukan karyawan bandara maupun identitasnya belum diketahui,” tambahnya.
Akibat insiden tersebut, pesawat segera dievakuasi. Sebanyak 12 penumpang dilaporkan mengalami luka ringan, dan lima di antaranya dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, Menteri Transportasi Amerika Serikat, Sean Duffy, menyatakan bahwa penegak hukum setempat tengah melakukan penyelidikan. Dalam unggahan di platform X, Duffy mengungkapkan bahwa seorang penyusup dengan sengaja memanjat pagar pembatas dan berlari ke landasan pacu sebelum tertabrak pesawat yang melaju dengan kecepatan tinggi saat lepas landas.
“Larut malam kemarin, seorang penyusup menerobos keamanan bandara di Bandara Internasional Denver, dengan sengaja memanjat pagar pembatas, dan berlari ke landasan pacu dan tertabrak pesawat saat lepas landas dengan kecepatan tinggi,” tulis Duffy.
“Tidak seorang pun boleh menerobos masuk ke bandara,” tegasnya.
Di sisi lain, Badan Keselamatan Transportasi Nasional mengonfirmasi bahwa landasan pacu 17L di Bandara Internasional Denver akan tetap ditutup selama proses penyelidikan berlangsung. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai motif atau latar belakang aksi nekat korban.
Artikel Terkait
BMKG: Tiga Wilayah Jakarta Cerah Pagi Ini, Seluruh Ibu Kota Berawan Tebal Larut Malam
Anggota DPR Minta Tiga Petugas Badan Gizi Dievaluasi Usai 252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan Makanan Gratis
BMKG: Cuaca Cerah di Jakarta pada Pagi Hari, Berawan Tebal Mulai Tengah Malam
Polri Bongkar Markas Judi Online di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan