Video seekor kuda andong terjatuh di Malioboro ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, kuda terlihat ambruk dan sang kusir terlempar dari tempat duduknya. Suasana riuh pun langsung menyebar di linimasa.
Menurut Anggo Setiawan, Pengawas Koperasi Jasa Andong Wisata Yogyakarta, insiden ini terjadi Kamis sore lalu. Tapi, narasi yang beredar soal penyebabnya perlu diluruskan. Bukan kelelahan, kata dia.
“Kudanya sebenarnya biasa bekerja. Cuma, kalau lewat depan Garuda dan kawasan Sosrowijayan itu, dia kayak kurang nyaman. Nervous, gitu,” jelas Anggo via telepon, Jumat.
Andong dengan dua kuda itu baru saja mengantar penumpang. Karena rasa tak nyaman tadi, salah satu kuda mendadak menendang.
“Pakai kuda dua, kan ada sekat kayu di tengah sebagai setang. Nah, kuda sebelah kiri nendang, kaki kanannya malah melompati kayu sekat itu. Istilahnya ‘langkah bum’,” bebernya.
Akibatnya, kaki belakang kuda itu tersangkut. Dia pun tak bisa berdiri dengan sempurna.
Kusir pun turun untuk membetulkan posisi kaki kuda. Tapi siapa sangka, saat kakinya ditarik, kudanya malah lari kencang.
“Kusir mengambil sikap. Daripada menyebabkan kecelakaan yang lebih parah, dia coba arahkan andong ke kanan hingga rodanya nabrak trotoar. Akhirnya berhenti,” ujar Anggo.
Namun begitu, dalam proses pengeretan itu, kuda di sebelah kanan ikut terseret dan jatuh.
“Yang sebelah kanan yang nurut itu ikut kegeret. Jadi sekali lagi, ini bukan soal kelelahan. Kudanya sehat-sehat saja,” tegasnya.
Bagaimana dengan kondisi kudanya? Dipastikan aman dan baik-baik saja. Justru sang kusir yang mengalami cedera di kepala setelah sempat terpental.
Artikel Terkait
Banjir Akhir 2025: Duka yang Berulang dan Peringatan untuk 2026
LPSK Siap Lindungi Aktivis yang Terintimidasi di Wilayah Bencana
Bantuan Dana Hunian Sementara Mulai Cair untuk Korban Banjir Pidie Jaya
Tersangka Pembunuhan Bocah Cilegon Ditangkap di Pabuaran