Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi Empat Orang, Proses Evakuasi Dipercepat

- Selasa, 28 April 2026 | 01:20 WIB
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi Empat Orang, Proses Evakuasi Dipercepat

Suasana di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, mencekam. Isak tangis pecah begitu keluarga dan rekan kerja melihat korban tabrakan dua kereta di Stasiun Bekasi Timur sudah tak bernyawa. Beberapa orang tak kuasa menahan histeris.

Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, petugas masih sibuk mengonfirmasi identitas jenazah. Keluarga yang datang silih berganti, wajah mereka tegang, penuh harap sekaligus cemas. Dan ketika jawaban sudah pasti, tangis pun meledak.

Anggota keluarga terus berdatangan setelah korban terkonfirmasi. Mereka datang dengan air mata, ada yang berjalan tertatih, ada pula yang harus ditopang. Suasana duka begitu kental.

Di sisi lain, seorang rekan kerja korban bernama Endang bercerita. Ia adalah guru di SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur. Endang mendapat perintah dari kepala sekolah untuk mencari informasi tentang salah satu guru yang jadi korban.

"Saya disuruh sama kepala sekolah saya, suruh nyari informasi. Udah ke sono tapi katanya udah dievakuasi gitu. Makanya kita sama pihak keluarga, sama orang tuanya, sama suaminya suruh nyebar gitu," ujarnya di lokasi, suaranya bergetar.

Endang baru benar-benar yakin setelah rekan gurunya yang lain memastikan di ruang jenazah. Ia mengaku kaget setengah mati. "Yang jelas saya tadi lihat karena si Ibu temennya itu udah memastikan, ya saya juga malah ini gitu, kaget," katanya.

Menariknya, Endang masih ingat komunikasi terakhir dengan korban. Katanya, korban sempat bilang minumannya tertinggal di sekolah. Percakapan biasa, tak ada yang menduga itu jadi yang terakhir.

Nah, soal data korban, KAI sudah mengonfirmasi. VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan di lokasi pada Senin (27/4/2026) bahwa ada empat orang meninggal dunia. Total korban yang sudah dievakuasi mencapai 38 orang.

"Tadi ada 38 orang yang sudah dievakuasi dan memang ada empat teridentifikasi meninggal dunia," kata Anne.

Soal identitas, Anne bilang semuanya sudah ditangani rumah sakit. "Nanti identitasnya, ya di rumah sakit sudah di rumah sakit," tambahnya singkat.

Anne memastikan proses evakuasi terus dipercepat. Konsekuensinya, perjalanan kereta dari arah Gambir dan Senen untuk sementara dihentikan. "Kami upayakan secepatnya, ini yang tadi makanya kita setop kereta dari Gambir dan Senen supaya mempercepat evakuasi," jelasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar