Kembali bergerak, KPK memanggil Penjabat Sekretaris Daerah Riau, M Job Kurniawan. Pemanggilan ini tak lepas dari kasus 'jatah preman' yang menjerat mantan Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Budi Prasetyo, juru bicara KPK, membenarkan hal itu. Ia menyebut pemanggilan saksi terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemprov Riau untuk tahun anggaran 2025.
"Pemeriksaan dilakukan di BPKP Provinsi Riau," jelas Budi, Kamis lalu.
Nama Job Kurniawan bukan satu-satunya. Ada tiga nama lain yang juga dipanggil untuk dimintai keterangan: M. Taufiq Oesman Hamid (Kadis Perindustrian yang juga Plt. Sekda), Yandharmadi (Kabiro Hukum merangkap Plt. Inspektorat), dan Syarkawi, seorang ASN di dinas PUPR.
Sehari sebelumnya, giliran sejumlah pihak lain yang diperiksa. Mulai dari ajudan Wahid, Dahri Iskandar, Kabag Protokol Raja Faisal Febnaldi, hingga Kepala UPT Rio Andriadi Putra dan seorang pihak swasta, Angga Wahyu Pratama.
Artikel Terkait
Hidup Aditya Hanafi Berakhir di Penjara Usai Bunuh dan Cabuli Rekan Kerja
Surat Putri Jadi Penyejuk di Sidang, Noel Tolak Opsi Amnesti
Kabut dan Tebing: Evakuasi Korban Pesawat di Bulusaraung Dihadang Medan Ekstrem
Wali Kota Madiun Diciduk KPK Terkait Proyek dan Dana CSR