JAKARTA – Suasana di Istana usai pelantikan pejabat, Senin (27/4/2026) lalu, ternyata menyisakan cerita menarik. Rocky Gerung, pengamat politik yang dikenal kritis, mengungkapkan apa yang sempat dibicarakan Presiden Prabowo dengannya.
Menurut Rocky, momen itu tidak kaku. Malah terkesan santai. Ia bilang, Presiden Prabowo adalah teman diskusinya sejak dulu.
“Dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu. Dan beliau, oh Pak Rocky, terima kasih hadir. Dan ternyata Pak Rocky masih disiden,” ujar Rocky sambil tertawa, menirukan nada bicara Presiden.
Ia melanjutkan, “Tapi anda lihat wajahnya, wajah bercanda. Maksudnya disiden. Disiden tau artinya, kan? Google kalau nggak tau.”
Kata “disiden” ini memang menarik. Kalau kita buka KBBI, artinya adalah ‘orang yang tidak sepakat dengan pendapat seseorang atau kelompok’. Istilah ini biasa dipakai untuk menyebut tokoh oposisi, pengkritik, atau pemikir yang berbeda pendapat.
Jadi, meskipun disebut “disiden”, Rocky menganggapnya sebagai candaan. Wajah Prabowo saat itu, katanya, menunjukkan ekspresi bercanda. Bukan serius.
Di sisi lain, momen ini menunjukkan bahwa hubungan mereka tetap cair. Meski Rocky sering melontarkan kritik, komunikasi personal tetap terjaga. Tidak selalu tegang, kadang ada ruang untuk humor.
Namun begitu, publik tetap penasaran. Apakah ini sekadar guyonan di antara dua teman lama? Atau ada pesan tersirat di balik kata “disiden” itu? Hanya mereka berdua yang tahu pasti.
Yang jelas, percakapan kecil di Istana ini jadi bahan perbincangan hangat. Menunjukkan bahwa politik Indonesia kadang punya sisi ringan yang tidak terduga.
Artikel Terkait
Kereta Purwojaya Tertahan Lebih Dua Jam di Stasiun Jatinegara Akibat Tabrakan di Bekasi Timur
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi Empat Orang, Proses Evakuasi Dipercepat
KAI Batalkan Dua Perjalanan KA Argo Parahyangan Akibat Tabrakan Kereta di Bekasi
Basarnas Potong Gerbong KRL untuk Evakuasi Penumpang Terjepit di Stasiun Bekasi Timur, Empat Tewas