Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Kemendagri Berkat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting

- Minggu, 26 April 2026 | 12:50 WIB
Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Kemendagri Berkat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, baru saja menorehkan prestasi lain di tingkat nasional. Baru setahun menjabat, ia sudah kebagian penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri. Soalnya? Keberhasilannya menekan angka kemiskinan dan stunting di kota itu.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Acaranya di Palembang, tepatnya pada Sabtu, 25 April, dalam forum yang namanya Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 atau lebih dikenal sebagai Forum Akselerator Negeri. Pemerintah pusat, lewat penghargaan ini, ingin mengapresiasi kerja Pemkot Pekanbaru dalam meningkatkan kesejahteraan warganya. Terutama lewat program-program strategis yang dampaknya langsung terasa di lapangan, soal kemiskinan dan stunting.

Nah, saat menerima penghargaan itu, Agung Nugroho bilang, semua ini nggak lepas dari kerja bareng banyak pihak. Mulai dari jajaran pemda sampai masyarakat bawah. Ia juga menegaskan, penanganan stunting itu jadi prioritas utama yang terus digenjot.

"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah melalui program zero stunting," ujarnya. "Program ini jadi fokus utama kami, biar nggak ada lagi kasus stunting di Pekanbaru."

Menurut penjelasannya, tahun lalu Pemkot Pekanbaru benar-benar mengerahkan semua kader posyandu yang tersebar di tiap kelurahan. Tugas mereka? Nggak main-main. Para kader ini aktif memantau tumbuh kembang anak, kasih edukasi gizi ke masyarakat, dan mendampingi keluarga-keluarga yang berisiko tinggi.

Di sisi lain, langkah ini ternyata cukup efektif. Kesadaran masyarakat soal pentingnya mencegah stunting sejak dini mulai meningkat. Dan yang lebih penting, intervensi langsung di tingkat masyarakat bikin penanganan kasus jadi lebih cepat. Nggak perlu nunggu lama-lama.

Ngomongin soal kemiskinan, upayanya juga nggak kalah serius. Ada berbagai program pemberdayaan masyarakat, plus peningkatan akses ke layanan dasar. Pemerintah kota berusaha keras memastikan bantuan dan program yang disalurkan itu tepat sasaran. Harapannya, taraf hidup masyarakat bisa naik secara nyata.

Selain piagam penghargaan, ada bonus lain yang dibawa pulang Agung Nugroho: dana apresiasi dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar. Rencananya, duit itu bakal dipakai buat memperkuat dan melanjutkan program zero stunting di Pekanbaru.

"Dana ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin," katanya. "Supaya program zero stunting bisa berkelanjutan, dan hasil yang sudah dicapai bisa terus ditingkatkan."

Ia juga nambahin, penghargaan ini jadi semacam motivasi buat seluruh jajaran Pemkot Pekanbaru. Biar makin semangat kerja, makin baik dalam ngasih pelayanan ke masyarakat. Menurut Agung, capaian ini bukanlah akhir dari segalanya. Justru, ini langkah awal pijakan buat mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata ke depan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar