Misteri Hilangnya Kenzie: Bocah Bungo yang Dibawa Perempuan Tak Dikenal
Sudah tiga tahun berlalu sejak Muhammad Kenzie Alfarezzi, yang kala itu berusia 3 tahun, menghilang secara misterius di depan rumah keluarganya di Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi. Peristiwa yang terjadi pada 1 September 2022 itu hingga kini masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan. Kini, di usianya yang ke-6, keberadaan Kenzie masih gelap.
Ibunda Kenzie, Firda Muslimah (27), mengenang detik-detik hilangnya putranya. Saat itu, Firda sedang berjualan di depan rumahnya pada pagi hari. Pandangannya teralihkan sejenak, dan itulah saat terakhir ia melihat Kenzie. Keluarga pun langsung melakukan pencarian, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pada pukul 03.00 WIB dini hari, mereka akhirnya melaporkan kehilangan ini ke Polres Bungo.
Saksi Kunci: Dibawa Perempuan Bermasker
Sebuah titik terang sempat muncul dari kesaksian seorang warga. Saksi mata menyatakan melihat Kenzie dibonceng seorang perempuan menggunakan motor Honda Scoopy warna krem. Sang bocah didudukkannya di depan. Sayangnya, identitas perempuan itu tidak dapat dikenali karena ia mengenakan masker dan saksi hanya melihatnya dari belakang. Informasi inilah yang menjadi satu-satunya petunjuk utama dalam penyelidikan.
Penyelidikan Polisi Terkendala Minimnya Bukti
Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 19 saksi dan menggunakan berbagai metode. Salah satunya adalah analisis cell dump untuk melacak perangkat seluler yang aktif di sekitar lokasi kejadian pada hari itu. Namun, penyelidikan menghadapi kendala besar akibat minimnya bukti dan tidak adanya rekaman CCTV di area tersebut.
Harapan dari Kasus Bilqis
Firda mengaku masih menyimpan harapan besar untuk bertemu kembali dengan putranya. Kasus penemuan Bilqis, bocah asal Makassar yang berhasil diselamatkan setelah diculik dan dijual, memberinya asa baru. Ia berharap penangkapan pelaku dalam kasus Bilqis dapat memberikan petunjuk, mengingat lokasi penemuan Bilqis juga berada di Jambi. Harapan terbesarnya adalah Kenzie ditemukan dalam keadaan selamat, sebagaimana yang dialami Bilqis.
Keluarga dan pihak berwajib terus berupaya mencari kejelasan nasib Muhammad Kenzie Alfarezzi, sambil berharap ada keajaiban yang dapat mempertemukannya kembali dengan orang tuanya.
Artikel Terkait
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan di Piru