JAKARTA – Manchester United tampaknya sudah siap bertarung habis-habisan. Target mereka? Adam Wharton, gelandang muda Crystal Palace yang sedang naik daun. Klub itu melihatnya sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan Casemiro.
Namun begitu, jalan menuju Old Trafford pasti tak akan mulus. Raksasa-raksasa Eropa lain juga mengincar pemain berusia 21 tahun itu. Liverpool, Manchester City, bahkan Real Madrid disebut-sebut ikut mengantre. Bursa transfer musim panas nanti berpotensi jadi ajang saling sikut yang sengit.
Keputusan MU untuk serius mengejar Wharton muncul setelah masa depan Casemiro semakin jelas. Sang gelandang Brasil dipastikan hengkang akhir musim ini, setelah memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya. Kepergiannya tentu meninggalkan lubang besar di jantung pertahanan Setan Merah.
Bagi Sir Jim Ratcliffe, Wharton bukan sekadar pengganti. Dia dianggap sebagai pilar jangka panjang untuk proyek kebangkitan MU. Gelandang asal Inggris itu punya profil sempurna untuk jadi pengatur permainan tim di masa depan.
Meski niatnya bulat, tantangan MU sangat berat. Wharton, yang ulang tahun ke-22 pada 6 Februari nanti, sudah memesona banyak pihak. Kemampuannya mengendalikan ritme permainan dari lini tengah membuatnya jadi incaran elite.
Real Madrid, misalnya, disebut sebagai rival paling berbahaya. Kabarnya, minat Los Blancos didorong keinginan Thomas Tuchel yang diproyeksikan jadi pelatih mereka untuk memiliki gelandang berkarakter seperti Wharton.
Tak ketinggalan, Liverpool dan Man City juga serius mengawasi. Keduanya butuh memperdalam pilihan di lini tengah. Sementara Chelsea, meski belum terlalu agresif, sudah memasukkan nama Wharton dalam daftar incaran mereka.
Lantas, apa sih yang bikin Adam Wharton begitu spesial?
Jawabannya sederhana: dia punya ketenangan yang jarang ditemui pada pemain seusianya. Di bawah tekanan sekalipun, akurasi operan progresifnya tetap tinggi. Dia tipe gelandang "metronom" yang bisa mengubah pertahanan jadi serangan hanya dengan satu sentuhan.
Buat klub-klub Inggris, nilai plusnya jelas: status homegrown-nya sangat menguntungkan untuk memenuhi kuota. Selain itu, usianya yang masih muda menjanjikan nilai investasi yang stabil untuk jangka panjang.
Crystal Palace sendiri pasti tak akan melepasnya dengan mudah. Setelah kehilangan Marc Guehi ke Man City, mereka dipastikan akan memasang harga yang sangat tinggi untuk Wharton. Penolakan mereka untuk menjual di bursa Januari lalu justru membuat persaingan di musim panas nanti semakin panas perang penawaran harga hampir pasti terjadi.
Bagi MU yang sedang membangun identitas baru di bawah Ratcliffe, Wharton adalah kepingan puzzle yang pas. Mereka butuh sosok yang bisa mengatur sirkulasi bola, sesuatu yang mulai memudar dari permainan Casemiro musim ini. Gaya main cepat tapi terukur yang ingin dibangun, cocok betul dengan karakter Wharton.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Pembalap Asia Usai Finis Keenam di Moto3 Spanyol
PSM Makassar Krisis Cedera Jelang Empat Laga Penentu, Peringkat 14 Belum Aman
Persebaya Incar Perpanjang Rekor 10 Laga Tak Terkalahkan Lawan Arema di Derbi Jawa Timur
Manchester United Kalahkan Brentford 2-1, Kokoh di Posisi Lima Besar Liga Inggris