Jakarta Raih Penghargaan Nasional Berkat Sistem Mobilitas Terpadu

- Sabtu, 25 April 2026 | 00:15 WIB
Jakarta Raih Penghargaan Nasional Berkat Sistem Mobilitas Terpadu

Jakarta – Ada kabar baik dari dunia transportasi Ibu Kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja membawa pulang penghargaan di sektor itu. Namanya National Governance Awards 2026. Penghargaan ini diberikan karena dinilai sukses mengembangkan sistem mobilitas perkotaan yang terpadu.

Acara digelar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026. Suasananya cukup meriah, apalagi ketika nama Jakarta disebut sebagai pemenang. Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Ia tampak sumringah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami menerima penghargaan kategori Outstanding Province in Integrated Urban Mobility & Global City Development,” ujar Uus di sela-sela acara.

Menurutnya, ini bukan sekadar piala atau sertifikat. Lebih dari itu, penghargaan ini jadi bukti kalau kerja keras pemerintah daerah selama ini diakui. Ia bilang, berbagai program yang dijalankan memang fokus pada pembenahan sistem transportasi. Mulai dari integrasi antarmoda, perbaikan trotoar, sampai pengelolaan lalu lintas yang lebih pintar.

“Ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Jakarta dalam meningkatkan layanan transportasi terus mendapat apresiasi,” katanya.

Di sisi lain, Uus juga menekankan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari segalanya. Justru, ini jadi pelecut semangat. Ia berharap masyarakat bisa merasakan langsung dampak dari kebijakan yang diambil.

“Ini membuktikan bahwa program dan kerja dari pemerintah Provinsi Jakarta bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya lagi.

Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong perbaikan layanan transportasi. Semua ini dilakukan demi meningkatkan kualitas hidup warga. Sekaligus, mendukung visi Jakarta sebagai kota global. Bukan cuma soal angkutan umum yang nyaman, tapi juga bagaimana mobilitas warga jadi lebih efisien.

National Governance Awards sendiri sebenarnya bukan sekadar ajang bergengsi. Lebih dari itu, ini jadi cermin untuk melihat sejauh mana perjalanan desentralisasi di Indonesia. Lewat acara ini, kepemimpinan di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten dinilai. Apakah sudah berjalan transparan? Apakah sudah berpihak pada rakyat?

Penilaiannya pun nggak main-main. Dewan juri nggak cuma lihat angka pertumbuhan ekonomi. Mereka menilai secara menyeluruh. Mulai dari sektor pendidikan, ekosistem kesehatan, sampai tata kelola pemerintahan yang baik. Pokoknya komprehensif.

Acuan utamanya? Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Caranya lewat pengembangan kapasitas warga dan transformasi digital dalam layanan administrasi publik. Dan untuk tahun 2026 ini, ajang tersebut didukung penuh oleh sejumlah perusahaan besar. Ada Bank Negara Indonesia (BNI), Telkomsel, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Pertamina.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar