BPKH Bagikan Uang Saku Rp3,4 Juta per Jemaah Haji Embarkasi Solo

- Jumat, 24 April 2026 | 12:45 WIB
BPKH Bagikan Uang Saku Rp3,4 Juta per Jemaah Haji Embarkasi Solo

Boyolali, Jawa Tengah Uang saku untuk para calon haji mulai dibagikan. Totalnya, 29.121 jemaah yang tergabung dalam Embarkasi Solo masing-masing menerima Rp3,4 juta. Uang saku atau yang biasa disebut living cost ini diberikan begitu mereka tiba di Asrama Donohudan Boyolali.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menjelaskan soal pengelolaan dana ini. Katanya, BPKH punya amanah untuk mengelola keuangan haji. Dan kabar baiknya, dana tersebut terus bertumbuh.

"Pada tahun 2025, BPKH memperoleh nilai manfaat sekitar Rp12 triliun dengan total dana kelolaan mencapai Rp180 triliun," ujarnya di Boyolali, Jumat, 24 April 2026.

Nilai manfaat itu, lanjut dia, tidak cuma buat jemaah yang sudah berangkat. Jemaah yang masih dalam daftar tunggu pun kebagian. Selain itu, setiap jemaah yang berangkat tahun ini juga mendapat uang saku 750 Riyal Arab Saudi. Lumayan, bisa dipakai buat kebutuhan sehari-hari atau bahkan untuk bayar DAM denda haji kalau ada pelanggaran.

Proses distribusinya sendiri dilakukan bertahap. Penyesuaiannya dengan jadwal masuk jemaah ke asrama. Jadi tidak semua langsung dapat di hari yang sama.

Nah, di penyelenggaraan haji tahun 2026 ini, ada yang sedikit berbeda. Para jemaah akan dimanjakan dengan layanan One Stop Service di embarkasi. Semua proses mulai dari cek kesehatan, ambil data, pasang gelang identitas, periksa dokumen nusuk, sampai terima uang saku dilakukan di satu tempat. Praktis, tidak perlu bolak-balik.

"Semuanya terintegrasi dalam satu lokasi," ungkap Sulistyowati.

Sementara itu, soal pemberangkatan, Embarkasi Solo pada hari Jumat itu dijadwalkan memberangkatkan empat kloter sekaligus. Yakni kloter 10, 11, 12, dan 13. Cukup padat.

Kloter 10 isinya jemaah dari Pemalang, Tegal, dan Kota Tegal. Lalu kloter 11 dari Pemalang, Pekalongan, dan Kota Salatiga. Kloter 12 dari Pemalang dan Semarang. Sedangkan kloter 13 dari Pekalongan dan Semarang. Semua berangkat di hari yang sama, dari tempat yang sama.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar