PAREPARE – Laga panas tersaji di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis sore. PSM Makassar sukses membungkam Persik Kediri dengan skor telak 3-1. Pertandingan pekan ke-29 Indonesia Super League 2025-2026 ini benar-benar jadi panggung agresivitas anak asuh Tomas Trucha.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Pasukan Ramang langsung tancap gas. Tekanan tinggi yang dipimpin Muhammad Arfan bikin lini belakang Macan Putih kelabakan. Meski begitu, Persik sempat bertahan cukup solid di awal-awal laga. Tapi ya namanya juga sepak bola, pertahanan rapat pun bisa bobol kalau lawan terus menekan.
Gawang Persik akhirnya jebol juga di menit ke-37. Wasit menunjuk titik putih setelah sebuah pelanggaran di kotak terlarang. Yuran Fernandes yang maju sebagai algojo, menjalankan tugasnya dengan dingin. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan nggak kendur. PSM malah tambah percaya diri. Sheriddin Boboev, pemain asal Tajikistan, sukses menggandakan keunggulan. Juku Eja pun semakin di atas angin dengan skor 2-0.
Persik Kediri bukan tanpa perlawanan. Mereka coba bangkit, dan di menit ke-85, harapan sempat menyala. Wasit kembali memberikan hadiah penalti untuk tim tamu. Ernesto Gomes yang jadi eksekutor, sukses memperkecil kedudukan jadi 2-1.
Tapi, nahas. Alih-alih menyamakan skor, gawang Persik justru kembali kebobolan di masa injury time. Luka Cumic muncul sebagai pahlawan, mengunci kemenangan PSM menjadi 3-1. Gol telat yang bikin pendukung tuan rumah bergemuruh.
Hasil ini bikin persaingan di papan tengah klasemen makin seru. PSM Makassar kini mengoleksi 31 poin, duduk manis di peringkat ke-13. Sementara Persik Kediri tertahan di posisi ke-12 dengan 33 poin. Cuma beda dua poin aja, ketat banget.
Buat PSM, tiga poin ini jadi modal berharga untuk jaga konsistensi di sisa musim. Di sisi lain, ini juga jadi alarm keras buat anak asuh Marcos Reina. Mereka harus segera bangkit kalau nggak mau posisinya terus terancam.
Artikel Terkait
Sebagian Besar Lansia, Jemaah Haji Gelombang Pertama Diminta Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas di Madinah
Komisi VIII DPR Dorong Kontrak Jangka Panjang Katering Haji demi Efisiensi dan Cita Rasa Nusantara
Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Tangguh Hadapi Krisis Energi Global 2026, Golkar: Buah Kerja Keras Pemerintah
Bareskrim Tangkap Istri dan Dua Anak Bandar Narkoba Ko Erwin di Sumbawa