Kekalahan dari City Buat Posisi Puncak Arsenal di Premier League Terancam

- Senin, 20 April 2026 | 02:30 WIB
Kekalahan dari City Buat Posisi Puncak Arsenal di Premier League Terancam

Manchester - Mimpi Arsenal meraih gelar juara Premier League 2025/2026 tiba-tiba terasa jauh lebih berat. Semua itu terjadi setelah mereka takluk 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium, Minggu malam kemarin. Kini, sang pemuncak klasemen sementara itu cuma unggul tiga poin dari City yang mengintai di peringkat kedua. Dan itu pun dengan catatan: City masih punya satu laga tersisa yang belum dimainkan.

Pertandingannya sendiri berlangsung sengit. Statistik mencatat City mendominasi penguasaan bola hingga 59 persen. Tapi jangan salah, Arsenal juga menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sayangnya, mereka kurang jitu di depan gawang. Hanya satu peluang yang berhasil dikonversi Kai Havertz. Di sisi lain, City tampil lebih efisien dan mematikan.

Dua Momen yang Menentukan

City membuka skor lebih dulu di menit ke-16. Rayan Cherki, yang menerima umpan Matheus Nunes, menunjukkan skill individu yang memukau di kotak penalti. Tendangannya meluncur deras dan tak terjangkau kiper David Raya.

Namun begitu, Arsenal langsung membalas. Hanya berselang dua menit, Kai Havertz memanfaatkan kesalahan fatal kiper Gianluigi Donnarumma yang terlalu lama bermain bola di area berbahaya. Gol penyama kedudukan itu membuat laga kembali berimbang.

Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Baru di menit ke-65, City kembali unggul. Erling Haaland, striker andalan mereka, menunjukkan naluri tajamnya dengan menyelesaikan umpan silang lewat sentuhan pertama di dalam kotak penalti. Gol itu akhirnya menjadi penentu kemenangan 2-1 untuk sang tuan rumah.

Jalan ke Gelar yang Terjal

Kekalahan ini jelas pukulan telak bagi Arsenal. Mereka memang masih bercokol di puncak dengan 70 poin. Tapi tekanan kini sepenuhnya ada di pundak mereka. City, yang mengoleksi 67 poin, punya modal satu laga cadangan dan momentum kemenangan head-to-head.

Artinya, sedikit saja Arsenal tersandung di lima laga tersisa, posisi puncak mereka sangat rentan direbut. Jalannya menuju titel tiba-tiba jadi sangat terjal dan penuh perhitungan.

Susunan Pemain Saat Itu

Manchester City menurunkan Donnarumma; O'Reilly, Guehi, Khusanov; Nunes, Rodri (Nico 88'), Silva; Doku (Savinho 88'), Cherki (Foden 85'), Semenyo (Ake 90 6'); dan Haaland.

Sementara Arsenal diisi oleh Raya; Mosquera (White 74'), Saliba, Gabriel, Hincapie; Odegaard, Zubimendi (Gyokeres 84'), Rice; Madueke (Martinelli 46'), Havertz, dan Eze (Trossard 74').

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar