Suasana di tepi sungai di Tapanuli Tengah itu tebal dengan keluhan. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, tak bisa menyembunyikan kegeramannya saat meninjau lokasi pembangunan tanggul dan sabo dam yang mangkrak. Sorot matanya tajam tertuju pada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung. Penyebabnya berlapis: laporan warga yang belum terima bantuan berulang kali, ditambah lagi proses pembebasan lahan yang berjalan lambat sekali.
“Setiap datang ke Tapteng, keluhannya sama terus: belum dapat bantuan,” ujar Bobby.
Ia membandingkan dengan daerah bencana lain seperti Tapsel atau Taput. “Di Sibolga yang tetangga saja, keluhan itu ada, tapi nggak sebanyak ini. Di sini, setiap titik yang saya datangi, ceritanya selalu begitu.”
Perkataannya itu disampaikan usai ia berziarah ke Taman Makam Pahlawan di Medan, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, persoalan sebenarnya bukan pada ketiadaan bantuan. “Bantuan itu ada. Cuma datanya yang molor,” tegasnya. Ia merasa sudah sering mengingatkan, mulai dari level paling bawah hingga ke Bupati, untuk mempercepat pendataan. Tapi hasilnya nihil.
Artikel Terkait
Pertemuan Langsung Israel-Lebanon di Washington, Pembicaraan Pertama Sejak 1993
Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus Jakarta Selatan
Menkes Ungkap 10% Penerima Bantuan BPJS Justru dari Kalangan Terkaya
Bareskrim Ungkap Jaringan Peredaran Gas N2O Ilegal dengan Omzet Miliaran Rupiah