Lalu, apa yang akan jadi fokus utama? Jazuli tanpa ragu menyebut penguatan sumber daya manusia. Menurut pandangannya, SDM yang unggul adalah fondasi. Tanpa itu, mustahil bicara soal bersaing di kancah global.
"Prioritas utama ya penguatan SDM," tegasnya. "Mathla'ul Anwar harus bisa melahirkan generasi yang tak cuma hebat di dalam negeri, tapi juga siap bertarung di tingkat internasional."
Di sisi lain, urusan internal organisasi juga tak boleh diabaikan. Jazuli berencana membenahi manajemen secara menyeluruh. Pendekatannya akan lebih profesional. Struktur kepengurusan nantinya harus dibangun berdasarkan kapasitas dan tanggung jawab individu, bukan sekadar basa-basi. Tujuannya satu: memastikan organisasi ini efektif dalam setiap gerak dan langkahnya.
Tak lupa, ia kembali menegaskan komitmen pada tiga pilar yang selama ini jadi sokoguru Mathla'ul Anwar: pendidikan, dakwah, dan sosial. Ketiganya harus dikokohkan sebagai basis gerakan.
"Pilar pendidikan, dakwah, dan sosial itu kekuatan utama kita," ujarnya. "Ini yang akan kita andalkan untuk menghadirkan manfaat nyata, benar-benar dirasakan masyarakat."
Artikel Terkait
Sumenep Galakkan Promosi Kesehatan Hadapi Ribuan Kasus TBC
Lima Pelaku Begal Petugas Damkar di Gambir Berhasil Diringkus Polisi
Kemenbud Gelar Seminar Mitigasi Bencana untuk Lindungi Cagar Budaya
HIMKI Desak Kebijakan Spesifik untuk Selamatkan Industri Furnitur dan Kerajinan