MADRID – Kekecewaan itu terasa begitu dalam di ruang ganti Barcelona. Meski berhasil menang 2-1 atas Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, Rabu dini hari tadi, langkah mereka di Liga Champions 2025/2026 justru terhenti di sini. Agregat 3-2 berpihak pada sang tuan rumah. Tapi, bagi Hansi Flick, pelatih Barcelona, anak asuhnya itu sebenarnya layak lebih.
Menurutnya, melihat performa di kedua leg, timnya pantas melaju ke semifinal. "Namun begitu, itulah sepak bola," ujar Flick, mencoba menerima kenyataan pahit yang harus ditelan.
Pertandingan sendiri berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal. Barcelona, yang tertinggal 0-2 dari leg pertama, langsung menyerang. Hasilnya cepat datang. Lamine Yamal sukses membobol gawang Jan Oblak baru di menit ke-4, membawa angin segar bagi para pendukung Blaugrana yang hadir.
Semangat itu berlanjut. Ferran Torres menggandakan keunggulan di menit ke-24, membuat mimpi comeback besar-besaran terasa begitu nyata. Suasana di Metropolitano mendadak hening.
Tapi Atletico Madrid bukan tim yang mudah menyerah. Mereka bangkit. Di menit ke-31, Ademola Lookman berhasil memperkecil ketertinggalan, mengubah kembali peta pertarungan. Gol itu seperti tamparan keras bagi Barcelona yang sedang on fire.
Artikel Terkait
CEO TotalEnergies Usulkan Sistem Tol di Selat Hormuz untuk Jaga Pasokan Global
Wall Street Catat Laba Kuartal I 2026 yang Kuat, CEO Tetap Waspadai Risiko Global
Indonesia-AS Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Major Defense Partnership
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir hingga Akhir April