"Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini," katanya menegaskan.
Lalu, apa langkah konkretnya? Prabowo kemudian menekankan satu hal: kerja sama. Di tengah segala tantangan itu, ia melihat peluang untuk memperkuat hubungan bilateral, khususnya di dua sektor vital.
"Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi," jelasnya.
Pertemuan itu pun berakhir. Namun, pesannya jelas: dalam pusaran geopolitik yang tak menentu, dialog dan kemitraan yang solid menjadi barang yang lebih berharga dari sebelumnya.
Artikel Terkait
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Terkait Kasus Pemerasan
Kemenhan Tegaskan Perjanjian Lintas Udara AS Belum Final, Aturan Ketat Berlaku
IMO Peringatkan Bahaya Blokade AS dan Pungutan Iran di Selat Hormuz
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 337 Ponsel Ilegal Senilai Rp3,76 Miliar