LPS Soroti Tingkat Bunga Simpanan Bank Masih di Atas Batas, Kredit pun Sulit Turun

- Minggu, 12 April 2026 | 16:15 WIB
LPS Soroti Tingkat Bunga Simpanan Bank Masih di Atas Batas, Kredit pun Sulit Turun

Menyikapi hal itu, LPS pun melakukan evaluasi. Hasilnya, untuk Januari 2026, mereka memutuskan untuk mempertahankan TBP di angka sebelumnya: 3,50% untuk bank umum, 2,00% untuk valas, dan 6,00% untuk BPR.

Di sisi lain, Bank Indonesia melihat ada progres, meski belum maksimal. Transmisi penurunan BI-Rate yang sudah turun 125 bps sepanjang 2025 terus berjalan. Suku bunga deposito satu bulan, contohnya, turun 56 bps menjadi 4,25% di akhir tahun.

Namun begitu, BI menyoroti soal pemberian 'special rate' kepada deposan besar. Praktik ini dinilai masih perlu dikurangi lebih lanjut agar penurunan suku bunga dana bisa lebih merata.

Bagaimana dengan kredit? Perlahan-lahan mulai merespons. BI mencatat suku bunga kredit turun 39 bps menjadi 8,81% pada Desember 2025. Tapi, angka itu masih terbilang tinggi.

"Ke depan, upaya penurunan suku bunga dana dan kredit perbankan masih perlu terus ditingkatkan,"

kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG Januari lalu. Tujuannya jelas: mendorong pertumbuhan kredit yang lebih sehat untuk ekonomi yang berkelanjutan.

Jadi, ceritanya tidak sederhana. Di satu sisi LPS mendesak kepatuhan bank, di sisi lain BI terus mendorong transmisi kebijakan. Hasilnya? Kita lihat saja nanti.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar