Di sisi lain, Kurniawan merasa puas dengan persiapan yang sudah dijalani. Setelah menjalani serangkaian latihan intensif, seluruh pemain menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Bukan cuma soal fisik atau taktik, tapi terutama dari sisi mental bertanding. Kemampuan mereka dalam menyerap instruksi dari tim pelatih juga meningkat pesat.
Namun begitu, satu hal yang terus ditekankannya adalah mentalitas. Bagi Kurniawan, yang pernah menjadi asisten pelatih tim U-19 Como 1907 itu, menanamkan jiwa juara adalah bagian krusial dari proses pembinaan jangka panjang.
“Mentalitas juara itu paling penting,” tegasnya.
“Saya ingin setiap pertandingan dianggap final. Biar motivasi mereka selalu tinggi untuk meraih hasil terbaik.”
Turnamen regional ini punya arti lebih bagi skuad Garuda Muda. Ia adalah batu pijakan menuju ajang yang lebih bergengsi: Piala Asia U-17 AFC 2026. Kurniawan optimis. Persiapan yang sudah dijalani, ditambah semangat dan kualitas pemain, membuatnya yakin timnya bisa bersaing.
Ujian pertama akan segera datang. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup A, Senin (13/4) nanti. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro pukul 19.30 WIB itu akan menjadi pembuktian pertama bagi tekad juara Kurniawan dan anak-anak asuhnya.
Artikel Terkait
Intelijen AS Ungkap Rencana Pengiriman Rudal Anti-Pesawat China ke Iran
Imigrasi Siapkan Jalur Cepat dan Tim Khusus untuk Atlet Asing
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate
Rennes Kalahkan Angers, Perkuat Peluang ke Liga Champions