Malaysia Kutuk Pembangunan 34 Permukiman Baru Israel di Tepi Barat

- Sabtu, 11 April 2026 | 20:45 WIB
Malaysia Kutuk Pembangunan 34 Permukiman Baru Israel di Tepi Barat

Nada pernyataan itu terasa mendesak. Malaysia tak cuma mengutuk. Mereka mendorong komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan PBB, untuk bertindak. Langkah tegas dan meminta pertanggungjawaban Israel dinilai sangat mendesak. Tanpa itu, pelanggaran akan terus berulang.

Di sisi lain, pemerintah Malaysia juga menekankan satu hal: komitmen mereka untuk rakyat Palestina tidak akan goyah. Mereka tegaskan lagi dukungan pada perjuangan sah untuk memperoleh hak-hak yang seharusnya tidak bisa dicabut siapapun.

Solusi akhirnya pun jelas. Malaysia kembali menyerukan dibentuknya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat penuh. Basisnya adalah perbatasan sebelum tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Itu, bagi mereka, adalah jalan menuju perdamaian yang sebenarnya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar