Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Halal Bihalal di Kota Tua

- Sabtu, 11 April 2026 | 19:00 WIB
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Halal Bihalal di Kota Tua

Kalau dari Pluit tapi mau ke Priok, rutenya berbeda. Pengendara diarahkan melalui Gedong Panjang, menyusuri Jalan Pakin, Krapu, dan Lodan Raya. Sementara itu, arus dari Timur atau Utara yang menuju Asemka atau Harmoni harus lewat Jalan Kunir di mana sisi utaranya dibuat dua arah sementara lalu ke Jalan Kopi, Pejagalan Raya, hingga akhirnya sampai di Jalan Jembatan Batu.

Masih ada lagi. Lalu lintas dari Utara Jalan Kali Besar Barat dialihkan ke Jalan Teh, belok ke Cengkeh, lalu belok kiri ke Kunir sisi utara, dan seterusnya menuju Kp. Bandan, R.E. Martadinata, hingga Lodan Raya. Sedangkan dari Selatan yang lewat Jalan Asemka akan dialihkan ke Malaka, Malaka 2, Kopi, Bandengan Selatan, Bandengan Utara, dan Gedong Panjang.

Nah, buat yang mau datang ke acara, Dishub sangat menyarankan pakai transportasi umum. Khususnya Transjakarta. Rute Koridor 1, misalnya, akan melintasi Jalan Pintu Besar Selatan, Pintu Besar Utara, Kalibesar Timur, dan berputar di seputar Bank Indonesia. Koridor 12 dari Utara dan Timur juga ada penyesuaian rute tersendiri.

Bagaimana dengan yang bawa kendaraan pribadi? Tenang, ada beberapa kantong parkir yang disiapkan. Di Taman Kota Intan tersedia sekitar 900 tempat motor dan 80 mobil. Lahan milik KAI bisa menampung 350 motor dan 142 mobil. Lalu ada juga ex-Glodok di Jalan Gloria dengan kapasitas 250 motor dan 150 mobil. Parkiran on-street di sepanjang Jalan Pinangsia Raya dan Pinangsia I menyediakan tambahan 156 slot untuk mobil.

Intinya, acara silaturahmi besar-besaran ini memang butuh persiapan ekstra. Dengan skema rekayasa dan alternatif parkir tadi, diharapkan arus lalu lintas tetap bisa dikendalikan. Supaya silaturahmi lancar, perjalanan pun tidak tersendat.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar