Awalnya, tim gabungan itu berusaha menuruni tebing curam untuk mencapai mobil yang hancur. Namun, harapan untuk menemukan korban selamat pupus. Saat berhasil mendekat dan melakukan pengecekan, kedua korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan sama sekali.
Melihat kondisi itu, tim melakukan asesmen ulang. Medannya benar-benar ekstrem, curam, dan berisiko tinggi. Akhirnya, diputuskan proses evakuasi akan dilakukan lewat penyisiran di pinggiran tebing. Itu pilihan yang lebih aman meski mungkin memakan waktu.
Usaha itu membuahkan hasil. Pada pukul 18.05 WITA, kedua jenazah korban akhirnya berhasil diangkat dan dibawa ke jalan utama. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kecelakaan di jalur yang berbahaya ini kembali menyisakan duka. Evakuasi yang alot dan memakan waktu beberapa jam menunjukkan betapa ganasnya medan lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
Marseille Kalahkan Metz 3-1, Pacu ke Posisi Tiga Klasemen Ligue 1