Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon

- Jumat, 10 April 2026 | 02:40 WIB
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon

Di sisi lain, dari Jerusalem, Netanyahu telah memberi sinyal hijau. Sebelumnya, dia mengaku telah meminta kabinetnya untuk memulai pembicaraan langsung dengan perwakilan Lebanon. Ini dianggap sebagai respons atas permintaan Beirut yang disebutnya berulang.

"Mengingat permintaan berulang Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya menginstruksikan kabinet kemarin untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon sesegera mungkin," bunyi pernyataan resmi kantornya, juga dikutip AFP di hari yang sama.

Namun begitu, fokus Israel tampak jelas dan spesifik. Netanyahu menyebut perundingan akan berkutat pada upaya pelucutan senjata Hizbullah. Di balik itu, Israel menyatakan keterbukaannya untuk membangun hubungan damai dengan pemerintah Lebanon. Pernyataan itu bahkan menyebut apresiasi terhadap seruan Perdana Menteri Lebanon untuk demiliterisasi di Beirut.

Jadi, situasinya seperti ini: satu pihak membuka pintu dialog, sementara pihak lain justru mengunci pintu itu dengan kukuh. Jarak antara kedua posisi itu masih terlihat sangat jauh.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar