Peluang itu masih ada, sih. Tapi sangat tipis. Hanya tersisa lima laga lagi, dan Leicester masih tertinggal satu poin dari garis aman. Itu pun dengan catatan performa yang suram: cuma satu kemenangan yang berhasil direngkuh dari 12 pertandingan terakhir. Berat.
Menanggapi keputusan banding ini, pihak klub akhirnya angkat bicara. Mereka memilih untuk melihat ke depan.
“Dengan berakhirnya masalah ini dan sisa lima pertandingan musim ini, semua orang di klub sepenuhnya fokus pada laga-laga di depan kami. Tanggung jawab kami sekarang adalah memastikan sisa pertandingan ini dihadapi dengan fokus dan niat yang sesuai dengan tuntutan situasi saat ini,” bunyi pernyataan resmi klub.
Leicester City kalah 0-3 atas Newcastle (Sumber: BBC Sport)
Ini memang ironi yang pedih. Baru pada 2021 mereka mengangkat piala FA Cup. Setelah terdegradasi dari Premier League musim lalu, kini hantu degradasi yang lebih dalam ke League One sudah mengintai di depan mata.
Jika mereka gagal di sisa pertandingan, Leicester City berpotensi terlempar ke League One. Sebuah level yang terakhir mereka jalani pada 2008. Itu akan menjadi kemunduran yang sangat tajam untuk sebuah klub yang namanya pernah tertulis dengan tinta emas dalam sejarah sepak bola Inggris.
Artikel Terkait
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan
Pekerja Pabrik VKTR Apresiasi Kebijakan Percepatan Elektrifikasi Prabowo
MUI Lampung Bagikan Contoh Khutbah Jumat tentang Menjaga Semangat Ibadah Pasca-Ramadan
Mantan Suami di Pati Robohkan Rumah Gono-Gini Usai Mantan Istri Akan Menikah Lagi