Semarang Siapkan Satu Juta Liter Air Bersih Antisipasi Kekeringan hingga 2026

- Kamis, 09 April 2026 | 22:50 WIB
Semarang Siapkan Satu Juta Liter Air Bersih Antisipasi Kekeringan hingga 2026

jelas Endro. BMKG memperkirakan musim kemarau baru benar-benar dimulai pada Mei nanti. Meski begitu, hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi hingga April.

Nah, sebagai langkah nyata, cadangan air bersih yang sudah disiapkan itu siap dikirim kapan saja.

tegasnya. Kenaikan suhu yang terasa menyengat ini terjadi karena posisi matahari yang mendekati khatulistiwa dan berkurangnya tutupan awan. Alhasil, panas matahari langsung menyengat ke bumi.

Berdasarkan pemetaan, wilayah Rowosari masih menjadi prioritas utama penanganan. Kendalanya klasik: akses air bersih yang sulit. Bahkan upaya pengeboran sumur dalam di sana sempat hanya menemukan gas, bukan air. Solusi sementara ya distribusi dengan tangki air.

ungkap Endro. Selain Rowosari, kawasan seperti Wonosari di Ngaliyan dan sebagian Gunungpati juga masuk kategori rawan. Meski beberapa titik sudah mulai terjangkau jaringan pipa, tetap perlu perhatian lebih.

Intinya, segala upaya mitigasi terus digenjot. Pemerintah berharap dampak kekeringan bisa ditekan, tidak berulang dan meluas. Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan, mulai dari menjaga lingkungan hingga menghemat air sebaik mungkin.

Dengan persiapan logistik dan koordinasi yang solid, harapannya dampak El Nino di Kota Semarang bisa diminimalkan. Terutama bagi warga di pelosok yang sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar