jelas Endro. BMKG memperkirakan musim kemarau baru benar-benar dimulai pada Mei nanti. Meski begitu, hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi hingga April.
Nah, sebagai langkah nyata, cadangan air bersih yang sudah disiapkan itu siap dikirim kapan saja.
tegasnya. Kenaikan suhu yang terasa menyengat ini terjadi karena posisi matahari yang mendekati khatulistiwa dan berkurangnya tutupan awan. Alhasil, panas matahari langsung menyengat ke bumi.
Berdasarkan pemetaan, wilayah Rowosari masih menjadi prioritas utama penanganan. Kendalanya klasik: akses air bersih yang sulit. Bahkan upaya pengeboran sumur dalam di sana sempat hanya menemukan gas, bukan air. Solusi sementara ya distribusi dengan tangki air.
ungkap Endro. Selain Rowosari, kawasan seperti Wonosari di Ngaliyan dan sebagian Gunungpati juga masuk kategori rawan. Meski beberapa titik sudah mulai terjangkau jaringan pipa, tetap perlu perhatian lebih.
Intinya, segala upaya mitigasi terus digenjot. Pemerintah berharap dampak kekeringan bisa ditekan, tidak berulang dan meluas. Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan, mulai dari menjaga lingkungan hingga menghemat air sebaik mungkin.
Dengan persiapan logistik dan koordinasi yang solid, harapannya dampak El Nino di Kota Semarang bisa diminimalkan. Terutama bagi warga di pelosok yang sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon