Menanggapi gugatan publik ini, manajemen RSHS tak tinggal diam. Mereka langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang berisi permohonan maaf.
"Manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha," bunyi keterangan itu.
Menurut rumah sakit, mereka telah berkomunikasi langsung dengan keluarga dan persoalan ini berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Di sisi lain, RSHS juga berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanannya.
"Pada prinsipnya, kami akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan," tegas pernyataan tersebut, menutup dengan komitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Meski sudah ada permintaan maaf, cerita ini tentu jadi pengingat keras bagi semua pihak tentang betapa rapuhnya prosedur yang kita anggap sudah aman. Dan bagi seorang ibu seperti Nina, momen menegangkan itu mungkin tak akan benar-benar terlupakan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Peringatkan Keras PPSU di Town Hall Usai Kasus Manipulasi Aduan JAKI
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sehari untuk Paskah Ortodoks
Anggota DPR Desak Kemnaker Perbaiki Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Mengenal Biaya Tetap: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya untuk Perencanaan Keuangan Perusahaan