Hingga berita ini diturunkan, aktivitas erupsi dikabarkan masih berlangsung. Arah sebaran abu mengarah ke timur dan tenggara, mengikuti hembusan angin. Bagi Dukono, erupsi seperti ini memang sudah seperti rutinitas. Gunung ini dikenal kerap melontarkan abu vulkanik secara periodik, meski tetap harus diwaspadai.
Nah, terkait kewaspadaan itu, pihak berwenang sudah mengeluarkan imbauan keras. Masyarakat sekitar dan para wisatawan diminta untuk menjauhi area bahaya. Radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang dinyatakan sebagai zona terlarang untuk aktivitas apa pun.
Imbauan lain yang tak kalah penting adalah soal abu vulkanik. Arah sebarannya bisa berubah-ubah begitu saja, tergantung angin. Abu yang beterbangan ini jelas mengancam kesehatan, khususnya pernapasan.
Karena itu, warga diharapkan selalu siaga. Siapkan masker atau penutup hidung dan mulut, terutama jika hujan abu mulai turun. Pemantauan terus dilakukan, dan masyarakat diharapkan cermat mengikuti informasi terbaru dari saluran resmi. Jangan sampai lengah.
Artikel Terkait
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang
Presiden Iran Tegaskan: Gencatan Senjata dengan AS Bergantung pada Penghentian Serangan Israel ke Lebanon