Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memangkas masa tunggu haji. Targetnya jelas: antrean panjang yang dulu sempat mencapai 48 tahun harus terus dipersingkat. "Kita sekarang berjuang dan alhamdulillah antrean haji tidak lagi 48 tahun," ujarnya.
Dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Rabu lalu, Prabowo menyampaikan kabar baik. Mulai 2026, masa tunggu paling lama diproyeksikan tinggal 26 tahun. Tapi itu belum cukup. "Saya berjuang untuk lebih ringkas lagi," tegasnya.
Di sisi lain, ada perkembangan lain yang tak kalah penting. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia disebut telah memiliki aset strategis di Tanah Suci. Menurut Prabowo, total lahan yang dimiliki negara di Mekkah kini mencapai sekitar 45 hektare.
"Yang lama dan yang baru, total 45 Ha," jelasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Subsidi BBM Dipertahankan untuk 80 Persen Rakyat Miskin
Banyumas Olah Sampah Jadi Bahan Bakar, Capai 100 Ton RDF per Hari
Australia dan Palembang Perdalam Kerja Sama Sanitasi dan Lingkungan
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59