Israel akhirnya angkat bicara soal kesepakatan gencatan senjata yang digalang Amerika Serikat dengan Iran. Lewat kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pemerintah Israel menyatakan dukungannya. Mereka mendukung keputusan Presiden AS Donald Trump yang memilih untuk menangguhkan serangan bom terhadap Iran dalam dua minggu ke depan.
Namun begitu, dukungan itu tentu saja bukan tanpa syarat. Ada sejumlah tuntutan yang harus dipenuhi Teheran.
Begitu bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari AFP, Rabu (8/4/2026). Selat yang dimaksud adalah Selat Hormuz jalur air vital untuk lalu lintas minyak dan gas global yang sempat mampet gara-gara perang. Membukanya kembali jadi bagian dari kesepakatan ini.
Artikel Terkait
Ketua GRANAT Dukung Penuh Usulan BNN Larang Vape untuk Cegah Peredaran Narkoba Cair
Indonesia Desak PBB dan Lebanon Usut Tuntas Insiden Tewasnya Tiga Prajurit TNI di UNIFIL
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Apartemen Mewah Jakarta Timur, 2 Tersangka Diamankan
Bareskrim Ungkap 755 Kasus Penyelewengan BBM dan Elpiji Bersubsidi, Negara Rugi Rp1,26 Triliun