JAKARTA Isu soal ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat. Kali ini, yang angkat bicara adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pernyataannya, Rabu (8/4/2026), JK punya permintaan langsung: Jokowi perlu menunjukkan ijazah aslinya ke publik. Tujuannya sederhana, tapi mendesak: menghentikan perpecahan yang sudah merembet ke mana-mana.
Menurut JK, kasus ini sudah terlalu lama. "Sudah 2-3 tahun meresahkan masyarakat," ujarnya. Ia merasa waktu, energi, dan bahkan uang puluhan miliar untuk pengacara, terbuang percuma. Padahal, solusinya bisa sangat sederhana.
"Saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Ya sudah, kita setop lah perkara ini. Caranya tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli. Saya yakin itu," tegas JK.
Ia tak hanya melihat ini sebagai persoalan hukum semata. Di sisi lain, dampak sosialnya jauh lebih mengkhawatirkan. Perdebatan yang tak kunjung usai ini, dalam pandangannya, telah menggerus rasa nasionalisme. Maki-makian di televisi, perpecahan di masyarakat semua itu merugikan bangsa.
"Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita. Tinggal dikasih lihat, selesai. Dan saya yakin Pak Jokowi akan begitu," sambungnya penuh harap.
Artikel Terkait
Sekjen PBB Sambut Gencatan Senjata Dua Minggu AS-Iran
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Australia Perebutkan Puncak Klasemen Grup B Piala AFF 2026
China dan Rusia Veto Resolusi PBB Soal Keamanan Selat Hormuz, Sebut Bias terhadap Iran
Kemnaker Beri Insentif bagi Perusahaan yang Fasilitasi Sertifikasi Peserta Magang