Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Sopir Innova Diduga Mengantuk hingga Tabrak Dump Truk, Dua Staf Anggota DPR Tewas

- Minggu, 24 Mei 2026 | 02:00 WIB
Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Sopir Innova Diduga Mengantuk hingga Tabrak Dump Truk, Dua Staf Anggota DPR Tewas

Kecelakaan maut di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) pada Sabtu sore lalu dipicu oleh sopir yang diduga kuat mengalami kantuk akut dan kehilangan konsentrasi. Sebuah mobil Toyota Innova yang membawa anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi, yang akrab disapa Gus Hilman, oleng dan menghantam bagian belakang dump truk di Kilometer 834.

Insiden nahas itu terjadi saat rombongan legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut tengah dalam perjalanan pulang. Mereka baru saja menyelesaikan agenda seminar di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo, dan bertolak menuju arah Pasuruan.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, menjelaskan bahwa lokasi persis kecelakaan berada di jalur B, tepatnya di wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Kronologi bermula ketika mobil Innova bernomor polisi N 1297 NB yang dikemudikan Mahrus Ali melaju dari arah timur ke barat. Di dalam kendaraan tersebut, terdapat tiga orang penumpang: Gus Hilman serta dua staf pendampingnya, Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26).

Saat melintas di lajur kanan, pengemudi diduga kuat diserang rasa kantuk yang mendalam. Tingkat konsentrasinya menurun drastis, sehingga laju mobil tiba-tiba oleng dan bergeser ke arah kiri jalan tol. Pada saat yang bersamaan, di jalur yang searah, sebuah dump truk bernomor polisi W 8439 UK yang dikemudikan Imam Subekti tengah berjalan di lajur kiri. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Innova langsung menghantam bagian bak belakang sebelah kanan dump truk tersebut dengan keras.

“Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truk,” kata Taufik saat dihubungi, Sabtu malam.

Akibat benturan keras tersebut, dua orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, sopir dan Gus Hilman mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar