Api melahap sebuah kapal nelayan di perairan Belawan dini hari tadi. Dari 21 orang yang ada di atas kapal, tiga dinyatakan tewas. Sementara itu, lima orang lainnya masih hilang dan belum ditemukan.
Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, Kadispen Kodaeral I, mengonfirmasi kabar duka ini.
"Tiga ABK meninggal dunia, lima lainnya hilang," ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurut penjelasannya, kapal milik Kotai itu sebenarnya sudah berangkat melaut sehari sebelum musibah terjadi. Semuanya masih berjalan normal, sampai kemudian datang laporan di tengah malam.
Sekitar pukul dua lewat sepuluh menit dinihari, seorang anak buah kapal bernama Aliman merasa ada yang tidak beres. Mesin kapal terasa panas luar biasa. Dia pun bergegas ingin melaporkannya kepada nakhoda.
Artikel Terkait
Terdakwa Korupsi Plasa Klaten Bantah Kerugian Negara, Sebut BPK Cacat Hukum
Plt Kades Tamainusi Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp9,6 Miliar
Serangan Israel di Teheran Hancurkan Sinagoge Bersejarah dan Kampus Bergengsi
Survei: Program Pemerintah Dinilai Tepat Sasaran, Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Melonjak