Namun begitu, tantangan global yang ada saat ini diakui Meutya tidaklah ringan. Itu sebabnya, dia mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap disiplin dan fokus. Ritme kerja harus dijaga, kolaborasi malah harus ditingkatkan.
“Kita harus tetap fokus, tetap tenang, tetap produktif, dan saling bahu-membahu. Yang dihadapi dunia saat ini bukan hal yang mudah,” imbuh Meutya.
Tak cuma itu, faktor kepemimpinan dan komunikasi internal juga dia soroti. Menurutnya, semangat dari pimpinan harus selaras dengan semangat staf di lapangan. Kalau tidak, implementasi kebijakan ini bisa kacau.
“Tidak boleh ada beda semangat di atas dengan semangat di bawah. Kalau ini terjadi, kita akan kesulitan,” jelas dia.
Jadi, pesannya sederhana tapi berat: kerja dari rumah bukan berarti libur. Pelayanan publik tetap nomor satu.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Terpidana Pencabulan Anak yang Buron Setahun Ditangkap di Tegal
Pemadaman Listrik Melanda Sejumlah Wilayah Jakarta, PLN Pastikan Kembali Normal Pukul 20.00 WIB
Pria di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Lantaran Diduga Mengintip
Banding Ditolak, Leicester City Tetap Terancam Degradasi Usai Potongan Poin