Ia menambahkan, antusiasme mereka juga tinggi untuk bermitra dengan Son Heung-min, yang dianggapnya sebagai ikon global dengan perjalanan inspiratif. "Visi kami adalah menghubungkan komunitas melalui sepak bola dan seterusnya," tuturnya.
Intinya, kampanye ini adalah perwujudan dari visi 'Progress for Humanity' mereka. Bukan menunggu masa depan datang, tapi berusaha mewujudkannya lebih cepat dan membawanya langsung ke hadapan penggemar di seluruh dunia.
Tak Hanya Teknologi, Tapi Juga Manusia
Meski gencar dengan teknologi, Hyundai rupanya tak melupakan unsur manusia. Komitmen mereka terhadap regenerasi atlet muda ditunjukkan lewat rencana menggelar kamp sepak bola untuk anak-anak di Amerika Serikat pada April 2026 nanti. Program yang menyasar anak usia 6 sampai 12 tahun ini bakal dipandu langsung oleh dua legenda: Mia Hamm dan Tim Howard.
Kegiatannya akan digelar di empat kota yang kebetulan jadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Berikut rincian rencananya:
Jadi, melalui serangkaian inisiatif ini dari robotika sampai kamp pelatihan Hyundai berharap bisa menjembatani kemitraan global mereka dengan komunitas lokal. Mereka tak cuma jualan mobil, tapi juga berusaha menghidupkan masa depan sepak bola lewat dukungan nyata. Sebuah langkah yang patut ditunggu kelanjutannya.
Artikel Terkait
Iran Sebut Ancaman Trump Hancurkan Infrastruktur sebagai Omong Kosong yang Arogan
Askrindo Genap 55 Tahun, Pacu Transformasi Digital untuk Dukung UMKM
Trump Ultimatum Iran: Seluruh Negara Bisa Hancur dalam Semalam
Kemensos Gelar Doa Bersama dan Sosialisasi untuk Transformasi Budaya Kerja